Ratusan Rumah di Martubung Terendam Banjir Sejak Pagi

Air yang menggenangi rumah warga berwarna kehitaman. Diduga, air sudah bercampur dengan limbah.

Penulis: Array A Argus |
ho
Pemukiman warga di Jalan Rawe V, Lingkungan VII, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan terendam banjir sejak Rabu (9/10/2019) pagi. Dikhawatirkan, volume air akan semakin tinggi seiring buruknya cuaca Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com-Hujan yang mengguyur Kota Medan pada Rabu (9/10/2019) dinihari menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.

Satu di antaranya di kawasan padat penduduk yang berada di Jalan Rawe V, Lingkungan VII, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan.

Menurut warga, air menggenangi rumah mereka sejak pukul 07.00 WIB. Dikhawatirkan, air semakin tinggi seiring dengan turunnya hujan sore ini.

"Ini airnya semakin naik, karena cuaca pun sudah gelap," kata Ari Kurniawan, warga Komplek UKA, Senin sore.

Ia mengatakan, air yang menggenangi rumah mereka berwarna kehitaman. Diduga, air sudah bercampur dengan limbah.

"Kalau sudah banjir begini, siap-siap lah kami gatal-gatal. Karena airnya ini sudah bercampur dengan limbah pabrik yang ada di kawasan Martubung," kata Ari.

Di kawasan Komplek UKA, sambung Ari, warga bersiap memindahkan barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi. Katanya, jika hujan deras terus mengguyur, air yang menggenang bisa mencapai satu hingga dua meter.

"Kondisi drainase di kawasan ini juga agak buruk. Makanya kalau sudah hujan, air tidak lancar mengalir," ungkap pengemudi ojek online ini.

Ari berharap, pihak terkait bisa sesegera mungkin memperhatikan kondisi pemukiman warga. Setidaknya, pihak kelurahan maupun kecamatan harus rutin mengecek kondisi drainase yang ada di pemukiman warga. (ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved