Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto Ditikam di Banten, Kapolda Turun ke Lokasi

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Jenderal TNI (Purn) Wiranto tiba-tiba ditikam orang di kawasan Banten.

Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto Ditikam di Banten, Kapolda Turun ke Lokasi
HO
Momen sebelum Menko Wiranto diserang saat berkunjung di Banten, Kamis (10/10/2019) 

Beberapa orang termasuk petugas polisi tampak menahan seorang pria.

Sementara itu, pria berpeci itu tersungkur jatuh ke tanah.

Kemudian, adegan video beralih ke sebuah rumah sakit.

Dalam video tersebut, terlihat ada beberapa orang mengenakan kemeja batik.

Video tersebut berdurasi 49 detik.

Terbaru, Karo Penmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada Kompas TV menyebutka, pelaku dua orang, yakni laki-laki dan perempuan.

Mereka sudah diamankan Polda Banten.

Dedi mengatakan, salah satu pelaku laki-laki diduga terpapar paham radikal ISIS.

Sementara perempuan masih dalam penyelidikan.

"Dugaan yang saya dapat dari Polda Banten, laki-laki terpapar paham radikal ISIS.

Perempuan masih didalami," kata Dedi.

Pelaku penikaman Menko Polhukam Wiranto
Pelaku penikaman Menko Polhukam Wiranto (istimewa)

Sementara, yang laki-laki Syahril Alamsyah (SA) atau Abu Rara, kelahiran Medan.

Dedi mengatakan, SA mendekati Wiranto, melakukan serangan dan senjata yang dibawanya mengenai tubuh Wiranto bagian depan.

Menurut Dedi, pihaknya masih menyelidiki apakah Wiranto ditusuk dengan pisau atau gunting.

Polisi mengamankan dua terduga pelaku yakni SA dan FA.

"Diduga pelaku terpapar radikalisme, nanti kita coba dalami apakah SA masih punya jaringan JAD Cirebon atau JAD lain di Sumatera," ujar Dedi dalam jumpa pers di Mabes Polri Jakarta, Kamis (10/10/2019).

(*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul BREAKING NEWS: Orang Tak Dikenal Coba Tikam Menkpolhukam Wiranto di Banten dan artikel Kompas.com dengan judul "Wiranto Ditusuk Usai Resmikan Gedung di Universitas Mathla'ul Anwar Pandeglang"

Editor: Juang Naibaho
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved