Dandim Kendari Kolonel Hendi Suhendi Dicopot karena Status Facebook Istri

Meski tidak menulis nama Wiranto, status ini naik pada hari yang sama dengan penyerangannya.

Dandim Kendari Kolonel Hendi Suhendi Dicopot karena Status Facebook Istri
Facebook
Postingan istri Dandim Kendari yang berakibat sang suami dicopot Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Ini Postingan Istri Dandim Kendari soal Wiranto Viral di Facebook yang Berakibat Sang Suami Dicopot, https://makassar.tribunnews.com/2019/10/11/ini-postingan-istri-dandim-kendari-soal-wiranto-viral-di-facebook-yang-berakibat-sang-suami-dicopot. Editor: Ilham Arsyam 

Dandim Kendari Kolonel Hendi Suhendi Dicopot karena Status Facebook Istri

TRIBUN-MEDAN.com-Komandan Kodim Kendari Kolonel Hendi Suhendi (HS) dicopot dari jabatannya.

Pencopotan itu disampaikan KSAD Jenderal Andika Perkasa di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (11/10/2019) sore, ditayangkan langsung Kompas TV.

Sanksi ini dijatuhkan karena istri yang bersangkutan mengunggah status nyinyir terhadap peristiwa penusukan Menkopulhukam Wiranto di Pandeglang.

Hukuman yang sama juga dijatuhkan kepada Serda Z yang bertugas di Detasemen Kavaleri Berkuda (Denvakkud) Bandung Barat akibat unggahan sang istri di media sosial.

Tak hanya itu, Kolonel HS juga ditahan selama 14 hari.

"Sehingga konsekuensinya kepada Kolonel HS tadi sudah saya tandatangani surat perintah melepas dari jabatannya dan akan ditambah dengan hukuman disiplin militer berupa penahanan selama 14 hari, penahanan ringan selama 14 hari.

Begitu juga dengan Sersan Z, telah dilakukan surat perintah melepas dari jabatannya dan kemudian menjalani proses hukuman disiplin militer," jelas Jenderal Andika.

Baca: Selain 2 Anggota TNI AD, Satu Lagi TNI AU Dihukum dan Ditahan, Sang Istri FS Dilaporkan ke Polisi

Baca: PENGAKUAN Abu Rara Penikam Wiranto, Terungkap Pembagian Kedua Pelaku dan Fakta Mengejutkan Ini

Kolonel Hendi Suhendi bersama istri Irma Zulkifli Nasution
Kolonel Hendi Suhendi bersama istri Irma Zulkifli Nasution (facebook)

Proses hukum juga akan diberlakukan kepada istri masing-masing melalui jalur peradilan umum.

"Kepada dua individu (istri) ini yang telah melakukan postingan yang kami duga melanggar UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 8 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, maka akan kami dorong prosesnya ke peradilan umum. Karena memang status dua individu ini masuk dalam ranah peradilan umum," tandasnya.

Halaman
1234
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved