Julius Raja: Babak Belur kalau Begini. . .

"Saya sudah bertanya kenapa hanya di Sumut seperti ini dan daerah lain kok bisa?" kata Julius Raja.

Julius Raja: Babak Belur kalau Begini. . .
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pelatih PSMS Medan Jafri Sastra (kanan) bersama pemain PSMS Medan Afiful Huda memberikan keterangan jelang melawan Babel United, di Kebun Bunga, Medan, Jumat (11/10/2019). Berdasarkan keterangannya, Jafri Sastra berharap main di kandang sendiri PSMS Medan kembali meraih poin penuh. 

TRIBUN-MEDAN.com-Para pecinta PSMS Medan terpaksa kembali bersabar melihat aksi pemain Ayam Kinantan beraksi di lapangan. Laga kontra Aceh Babel United, yang sebelumnya ditunda, kembali diundur.

Sejatinya PSMS menghadapi Aceh Babel United pada Jumat 27 September lalu. Laga tersebut diundur, terkait alasan keamanan, karena ada unjuk rasa. Laga ini dijadwalkan, dan mestinya digelar di Stadion Baharuddin Siregar, Lubukpakam, Sabtu (12/10).

Namun, duel tersebut kembali ditunda. Lagi-lagi penyebabnya faktor tak mendapat izin keramaian dari pihak kepolisian, menjelang pelantikan Presiden Indonesia pada 20 Oktober. Dampaknya di Sumatera Utara tak mendapat izin menggelar pertandingan ke-21 Liga 2 Indonesia musim ini.

Padahal, manajemen PSMS sudah mengalihkan pertandingan keluar Kota Medan, yakni Stadion Baharuddin Siregar. Polres Deliserdang juga sudah memberi izin keramaian jauh-jauh hari.
Namun, pada Jumat (11/10) malam izin tersebut kepolisian menarik izin tersebut. Hal itu dikatakan Sekretaris Umum PSMS Julius Raja.

"Pertandingan fix batal lagi, polisi tidak kasih izin. Intinya dari pihak Polda tetap tidak memberi izin sampai selesainya pelantikan presiden. Jadi, surat izin yang sudah diberikan ditarik kembali," kata Julius, Jumat.

"Saya ini masih di Polres Pakam. Masih di sini kami menunggu tanda tangan Kapolres. Untuk laporan malam ini ke PSSI secara lisan sudah saya sampaikan kepada Direktur LIB, dan masih koordinasi lagi," tambahnya.

Pelatih Babel United I Putu Gede (kanan) bersama pemain Babel United Irfan memberikan keterangan jelang melawan PSMS Medan, di Kebun Bunga, Medan, Jumat (11/10/2019). Berdasarkan keterangannya, I Putu Gede berharap main tandang melawan PSMS Medan dapat meraih poin.
Pelatih Babel United I Putu Gede (kanan) bersama pemain Babel United Irfan memberikan keterangan jelang melawan PSMS Medan, di Kebun Bunga, Medan, Jumat (11/10/2019). Berdasarkan keterangannya, I Putu Gede berharap main tandang melawan PSMS Medan dapat meraih poin. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Julius Raja mengaku pusing terkait kondisi tersebut. Sebab, ia sudah berusaha mengalihkan pertandingan ke tempat lain di luar Kota Medan. Namun, tetap tak diberi izin. Padahal di kota lain diberi izin oleh pihak keamanan.

"Saya sudah bertanya kenapa hanya di Sumut seperti ini dan daerah lain kok bisa? Jawaban mereka setiap daerah tingkat kerawanannya berbeda-beda."

"Ya, mau bagaimana lagi kalau sudah begini. Babak belur kalau sudah begini. Rugi lagi dan berantakan. Saya juga sudah mohon tanpa penonton tidak diberi izin juga. Sudah jatuh tertimpa tangga lah ini istilahnya," pungkasnya.(lam)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved