Menguak Fakta di Balik Dandim Kendari yang Dicopot sebab Postingan Istri, Ini UU dan Sapta Marga TNI

Menguak Fakta di Balik Dandim Kendari yang Dicopot sebab Postingan Istri, Ini UU dan Sapta Marga TNI

Menguak Fakta di Balik Dandim Kendari yang Dicopot sebab Postingan Istri, Ini UU dan Sapta Marga TNI
Facebook Kodim1417
Kolonel Kav Hendi Suhendi saat dilantik menjadi Dandim Kendari namun kini dicopot jabatannya karena postingan sang istri di media sosial. (Facebook Kodim1417) 

Menguak Fakta di Balik Dandim Kendari yang Dicopot sebab Postingan Istri, Ini UU dan Sapta Marga TNI

Seperti apa ketentuan Pasal 8a dan Pasal 9 UU Nomor 25 Tahun 2014, serta bunyi Sapta Marga TNI yang dilanggar?

TRIBUN-MEDAN.com - Pencopotan prajurit TNI menjadi perbincangan karena sang istri yang mengunggah postingan di media sosial.

Diektahui, Komandan Kodim 1417/Kendari Kolonel Kav Hendi Suhendi resmi dicopot dari jabatannya.

Pencopotan Dandim Kendari ini karena unggahan istri Hendi berinisial IPDL di media sosial.

Komandan Korem 143/Ho Kendari Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto mengatakan, dasar hukum pencopotan Dandim Kendari karena dianggap melanggar Sapta Marga di tubuh TNI sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014 Pasal 8a dan Pasal 9.

"Seorang prajurit tidak taat terhadap pimpinan dan melanggar Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Jadi ketika prajurit melanggar semua itu, maka konsekuensi harus diterima," kata Nono, seperti diberitakan Kompas.com, Sabtu (12/10/2019).

Seperti apa ketentuan Pasal 8a dan Pasal 9 UU Nomor 25 Tahun 2014, serta bunyi Sapta Marga TNI yang dilanggar?

Pasal 8a dan Pasal 9 UU Nomor 25 tahun 2014

Bunyi Pasal 8 UU Nomor 25 tahun 2014, yaitu mengatur tentang Jenis Pelanggaran Hukum Disiplin Militer.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved