Sertifikasi Tanah di Kantor ATR/BPN Dairi Dikeluhkan, Bertele-tele Pemohon Diberi Harapan Palsu

Pengurusan sertifikat, menurut dia, bertele-tele dan pemohon selalu diberi harapan palsu.

Sertifikasi Tanah di Kantor ATR/BPN Dairi Dikeluhkan, Bertele-tele Pemohon Diberi Harapan Palsu
TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
Para warga pemohon sertifikat tanah menunjukkan sertifikat hak milik yang mereka peroleh bersama advokat dari LBH Masyarakat Dairi, Anggiat Gabe Maruli Tua Sinaga (dua dari kanan) di Sidikalang, Minggu (13/10/2019). 

Ketua LBH Masyarakat Dairi selaku pengacara yang mendampingi Jusuf Ginting dan Pahala Pasaribu, Anggiat Gabe Maruli Tua Sinaga mengatakan, pendampingan yang dilakukan pihaknya berhasil mempercepat pengurusan keluarnya delapan Sertifikat Hak Milik atas Tanah dari Kantor ATR/BPN Dairi.

"Warga mengadu kepada kita bahwa sertifikat yang mereka urus tak kunjung selesai. Kami merasa terpanggil melakukan pendampingan. Alhasil, sertifikat yang ditunggu akhirnya keluar," ujar Anggiat kepada Tribun Medan, Minggu (13/10/2019).

Pria yang akrab disapa Gabe ini berharap pemerintah, terutama Pemkab Dairi, mengawasi problema seputar pengurusan sertifikat tanah di Kabupaten Dairi. Sebab ada dugaan, perangkat desa 'bermain' dalam hal ini.

"Kami mengharapkan pengawasan dari Bupati dan Wakil Bupati Dairi. Selain itu, kami juga mengharapkan BPN Dairi untuk terus melakukan sosialisasi dan pengawasan terhadap proses penerbitan hak milik, sehingga rakyat dengan mudah mendapatkan haknya," ujarnya.

Kepala Kantor ATR/BPN Dairi, Rasmon Sinamo yang coba dikonfirmasi terkait tudingan miring ini via selulernya, hingga berita ini dikirim, tidak mengangkat teleponnya.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved