Menteri Pariwisata Targetkan Glamor Camping di Toba Selesai April 2020

Instruksi beliau jelas ini buat rekan-rekan bupati terutama investor, tahun 2020 semua infrastruktur tour dan rutinitas dasar harus selesai.

Menteri Pariwisata Targetkan Glamor Camping di Toba Selesai April 2020
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan menandatangani prasasti pembangunan dan peresmian Glamor Camping bersama Dirut BPODT, Ari Prasetio, Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menhub Budi Karya Sumadi, Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi, Keoala Daerah Kawasan Danau Toba, serta perwakilan Raja Bius di kawasan wisata The Kaldera Toba Nomadic Escape Dusun Pardamean Sibisa, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Senin (14/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, TOBASA - Menteri Pariwisata (Menpar), Arif Yahya menargetkan Glamor Camping (Glamor Camping) selesai pada April 2020 mendatang. Menpar Arif menyampaikan, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo tahun 2020 semua infrastruktur di Danau Toba harus selesai semuanya.

"Tanggal 15 Juli 2019 pak Presiden Jokowi telah menetapkan lima destinasi super prioritas. Danau toba salah satunya, instruksi beliau jelas ini buat rekan-rekan bupati terutama investor, tahun 2020 semua infrastruktur tour dan rutinitas dasar harus selesai. Jadi enggak usah ditanya. Itu presiden instruksinya kepada kami semua, ketua kelasnya Pak Luhut,"ujar Arif ketika melakukan peletakan batu pertama pembangunan glamor camping crystal land development, di kawasan wisata The Kaldera Toba Nomadic Escape Dusun Pardamean Sibisa, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Senin (14/10/2019).

Disebutnya, penandatanganan Conditional Land Useg Designation Amanden (CLUDA) yang dilakukan saat ini akan diresmikan oleh Presiden setelah nantinya selesai dibangun. Karenanya, pembangunan tersebut ditargetkan harus selesai 6 bulan dari sekarang, atau 20 April 2020 tahun depan.

Kepada 7 Investor yang hadir juga ditekankan Arif agar segera memberikan desain enginering yang akan dibangun. Dia juga mengingatkan agar Kepala Daerah se-Kawasan Danau Toba memanfaatkan dana yang dikucurkan Pemerintah Pusat sebaik-baiknya.

"Pak Bupati kalau anda minta inilah saatnya, saya ingatkan lagi ya teman-teman di Danau Toba momentum seperti ini belum tentu terulang sepuluh dua puluh tahun lagi. Jangan disia siakan, waktu saya datang ke sini terakhir anggarannya masih 2, 02 Triliun dari Pemerintah,"sebutnya.

Baca: NEWS VIDEO, Luhut Singgung Konflik Sigapiton saat Peresmian Kawasan Kaldera

Sementara untuk tahun 2020 mendatag, kata Menpar Arif Anggaran untuk Danau Toba sudah ditambah. Jumlah nominal anggaran tahun mendatang disebutkan Arif mencapai 4 Triliun.

Antata lain, dijelaskan Arif dalam rangka pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba masing-masing,
Kemenhub 1, 06 Triliun, PUPR 2,5 Triliun, LHK 23 Milliar. Lalu umtik Kemendes 17 Milliar, Be Craft 4,8 Milliar, Kemenpar 400 M.

"Pak Ari Dirut BPODT juga 130 Milliar, semua ada anggarannya. Tadi dilaporkan oleh pak Ari, dulu tujuh yang tanda tangan. Tujuh itu tadinya proyeksinya 6 triliun. Hari ini yang tanda tangan enam. Proyeksinya dua triliun,"tambahnya.

Sejauh ini, investor telah memberikan dana 2 Triliun. Disebutnya lagi, untuk menjadikan Danau Toba menuju wisata kelas dunia, warga Kawasan Danau Toba harus menawarkan atraksi wisata kelas dunia juga

"Puji syukur di sini atraksinya sudah kelas dunia,"sebutnya.

Adapun yang sedang dibangun sesuai site plan di Kaldera Sibusa, antara lain 40 unit luxury villa, 40 unit glamor camping, 120 unit luxury suite, juga restaurang. Kemudian, viewing deck, weding chapel, dan main lobby yang semuanya dikerjakan PT Crystal Land Development.

Terkait Bandara Sibisa, nantinya akan dijadikan landasan privat jet, sedangkan bandara Sisingamangaraja XII di Silangit masih akan dibenahi hingga setara internasional.

(jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved