Painem Diduga Bunuh Diri di Pohon Jambu Akibat Tak Sanggup Bayar Uang Kontrakan

Diduga karena tak sanggup membayar uang kontrakan sebesar Rp 300 ribu, seorang wanita atas nama Painem alias Butet

Painem Diduga Bunuh Diri di Pohon Jambu Akibat Tak Sanggup Bayar Uang Kontrakan
istimewa
Lokasi Painem yang mengakhiri hidup dengan gantung diri 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Diduga tak sanggup membayar uang kontrakan sebesar Rp 300 ribu, seorang wanita atas nama Painem alias Butet (57), nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri di pohon jambu, di Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (13/10/2019).

Peristiwa nahas itu terjadi di Dusun Belora, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang, yang tidak jauh dari rumahnya di Pasar 1 Desa Karang Anyer, Kecamatan Beringin.

Kapolsek Beringin AKP Bambang H Tarigan mengatakan korban bunuh diri bermula pada Sabtu (12/10/2019).

Saat itu, Painem menjumpai temannya Suyadi, seorang buruh bakaran batu bata di tempat kejadian untuk meminjam uang sewa kontrakan, namun saksi pada saat itu tidak meminjamkannya uang.

"Kemudian oleh saksi mengatakan sudah tempati saja dulu nanti kita bayar. Setelah itu saksi Suyadi pulang kerumahnya dan meninggalkan korban sendiri di TKP," kata Bambang, Senin (14/10/2019).

Keesokan harinya, Minggu (13/10/2019) saat Suyadi kembali ke tempat kerjanya, ia melihat Painem tergeletak di tanah dengan leher terikat.

Diduga usai gantung diri tali yang digunakan lepas dari pohon. Karena mungkin sudah lama dan tali pengikat sudah tidak kuat menopang beban dan licin jadi talinya terlepas.

"Untuk penyebab pasti kematian kita tunggu hasil Visum Et Repertum (VeR) dari rumah sakit karena tidak ada tanda tanda penganiayaan di badannya," ungkap Bambang.

Usai kejadian itu polisi langsung melakukan penyelidikan dengan menyita barang bukti tali gantung diri, satu unit HP. Polisi juga sudah menanyai keluarga korban.

Hasil penyelidikan, Painem bunuh diri lantaran faktor ekonomi dan tidak sanggup membayar uang sewa yang akan habis tanggal 29 mendatang.

"Faktor ekonomi ini. Dia bunuh diri karena belum mampu bayar sewa rumah sebesar Rp 300 per bulan. Hasil interograsi pihak keluarga korban sudah 3 kali mau mencoba bunuh diri," ungkapnya.

"Kita koordinasi dengan tim identifikasi ini murni bunuh diri. Sebab tidak ada kejanggalan lain," pungkas Bambang.

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved