Peras hingga Raup Rp 30 Miliar, Anak Korban Sebut Diancam Pakai Jasa Pembunuh Bayaran

Iran menjelaskan bahwa Ayahnya Ali Sutomo sudah ditunggu Haris Anggara yang ditemani ketiga terdakwa yang merupakan saudara kandung korban.

Peras hingga Raup Rp 30 Miliar, Anak Korban Sebut Diancam Pakai Jasa Pembunuh Bayaran
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Tiga terdakwa kasus pengancaman tega menyewa jasa pembunuh bayaran hanya demi untuk menguasai harta keluarganya. Hal ini terungkap dalam sidang beragendakan keterangan yang digelar di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (14/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tiga terdakwa kasus pengancaman tega menyewa jasa pembunuh bayaran hanya demi untuk menguasai harta keluarganya.

Hal ini terungkap dalam sidang beragendakan keterangan yang digelar di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (14/10/2019).

Ketiga terdakwa adalah Anton Sutomo alias Ng Liong Tek (45), Citra Dewi alias Atong (49) serta Sui Kui alias Ng Siu Kui alias Akui (59).

Dalam keterangannya, Irsan Surya selaku anak saksi korban, Ali Sutomo dijelaskannya pada Januari 2011 dirinya dan kedua adiknya ditelpon oleh pelaku Haris Anggara alias Liong Tjai (DPO) agar datang ke kantor ayahnya di Jalan Asia No. 75/77, Medan.

Selanjutnya, Iran menjelaskan bahwa Ayahnya Ali Sutomo sudah ditunggu Haris Anggara yang ditemani ketiga terdakwa yang merupakan saudara kandung korban.

"Haris Anggara bilang, kalian kami panggil ke sini untuk menyelamatkan harta ayah kalian.

Kaliankan tahu ayah kalian punya istri muda.

Kalau harta ini untuk kalian, kami tidak masalah.

Tapi kalau untuk ayah kalian, kami tidak rela.

Sempat saya pailitkan perusahaan ini bisa jadi anjing kalian sekeluarga tidur di jalan," beber Irsan.

Halaman
1234
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved