Peras hingga Raup Rp 30 Miliar, Anak Korban Sebut Diancam Pakai Jasa Pembunuh Bayaran

Iran menjelaskan bahwa Ayahnya Ali Sutomo sudah ditunggu Haris Anggara yang ditemani ketiga terdakwa yang merupakan saudara kandung korban.

Peras hingga Raup Rp 30 Miliar, Anak Korban Sebut Diancam Pakai Jasa Pembunuh Bayaran
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Tiga terdakwa kasus pengancaman tega menyewa jasa pembunuh bayaran hanya demi untuk menguasai harta keluarganya. Hal ini terungkap dalam sidang beragendakan keterangan yang digelar di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (14/10/2019). 

Anak korban menerangkan ia dan kedua adiknya diam saja selanjutnya Haris Anggara marah dan menggebrak meja.

"Haris Anggara berdiri sambil mengeluarkan HP-nya dan menunjukkan salah satu kontak bernama Aw###.

Lalu dia bilang 'ini nomor telepon Aw###, tinggal saya kasih Rp200-300 juta habis kalian saya bunuh satu keluarga'. Kemudian kami pulang," ungkapnya.

Namun, sebelum meninggalkan kantor tersebut, ketiga terdakwa kembali mengancam Irsan Surya dan kedua adiknya.

"Ketiga terdakwa bilang. Jangan macam-macam kalian. Kasih tau itu sama bapak kalian," cetus Irsan Surya lagi.

Saat menemui ayahnya di Perumahan Cemara Asri menurut Irsan Surya, wajah ayahnya sudah pucat begitu mendengar akan dibunuh melalui jasa seseorang bernama Aw###.

"Ayah bilang ke kami 'harta sudah diambil nyawa pun mau diambil'.

Setelah kejadian itu beberapa bulan kemudian ayah dipanggil Aw### ke Cambridge ditemani adik saya Tomi Anggara.

Di sana Aw### berpesan agar menuruti kemauan pelaku Haris Anggara dan ketiga terdakwa menyerahkan aset harta miliknya.

Ayah saya karena takut lalu menyerahkan aset harta miliknya kepada para terdakwa," tandas Irsan Surya.

Halaman
1234
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved