Tim Gurita Polres Tanjungbalai Ciduk Penjambret Kalung Emas

Setelah menjambret, pelaku berhasil kabur. Namun akhirnya tertangkap saat berada di depan rumah pelaku

Tim Gurita Polres Tanjungbalai Ciduk Penjambret Kalung Emas
TRIBUN MEDAN/HO
Tersangka pelaku penjambret kalung emas, Heri alias HK (tangan terborgol) saat berhasil ditangkap tim Gurita Polres Tanjungbalai. Tersangka ditangkap petugas saat berada di depan rumahnya, Minggu (13/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Tim Gurita Polres Tanjungbalai berhasil mengamankan Heri alias HK (34) pada Minggu (13/10/2019) kemarin. Pelaku yang diketahui berprofesi sebagai nelayan diringkus karena kedapatan menjambret kalung emas milik korbannya.

Kasubbag Humas Polres Tanjungbalai, Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan mengatakan, tersangka ditangkap petugas saat tengah berada di depan rumahnya di Jalan DTM Abdullah, Lingkungan V Kelurahan Tanjungbalai Kota III, Kecamatan Tanjungbalai Utara, Kota Tanjungbalai.

"Setelah menjambret, pelaku berhasil kabur. Namun akhirnya tertangkap saat berada di depan rumah pelaku," kata Ahmad Dahlan, Senin (14/10/2019).

Dijelaskan Ahmad Dahlan, tersangka menjambret kalung emas milik seorang wanita berinisial JEMP (43) warga Jalan Rusunawa, Lingkungan IV, Kelurahan Sei Raja, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai.

Saat melewati Jalan Jamin Ginting/Alteri, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar pada Jumat (11/10/2019), korban yang sedang mengendarai sepeda motor, tiba-tiba didekati pelaku dan kalung emas yang tergantung di leher korban dirampas oleh pelaku.

Tak sampai disitu, pelaku pun menendang sepeda motor korban hingga mengakibatkan korban dan anaknya terjatuh ke aspal.

"Selain kehilangan kalung emas, korban pun mengalami luka-luka tepatnya di bagian siku, lengan kanan bagian bawah dan telapak kaki bagian atas korban juga mengalami luka," sebutnya.

Pascaperistiwa perampokan itu, korban lantas membuat laporan ke Polres Tanjungbalai. Tim Gurita kemudian melakukan penyelidikan mencari keberadaan tersangka.

Akibat peristiwa penjambretan itu korban mengalami kerugian material senilai Rp 3,1 juta.

"Pelaku dikenakan pasal 365 KUPidana tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan," pungkasnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved