12 Dermaga di Sekeliling Toba dan 2 Kapal Roro Selesai 2020

Pada akhir 2020, Kementerian Perhubungan merencanakan pembangunan Bandara Sibisa, 12 dermaga dan dua kapal Roro harus selesai.

12 Dermaga di Sekeliling Toba dan 2 Kapal Roro Selesai 2020
Tribun Medan/Riski Cahyadi
Sejumlah penumpang menaiki kapal motor melintasi perairan Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (6/10/2019). TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUN-MEDAN.com - Mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Danau Toba, Kementerian Perhubungan memproyeksikan pembangunan infrastruktur transportasi darat dan air.

Pada akhir 2020, Kementerian Perhubungan merencanakan pembangunan Bandara Sibisa, 12 dermaga dan dua kapal Roro harus selesai.

"Di antara lima Bali Baru, Toba adalah ininsiatif yang luar biasa dan mendapat Rp 1 trilun, khusus untuk pembangunan infrastruktur pada Kementerian Perhubungan," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, ketika melakukan peletakan batu pertama pembangunan glamorous camping crystal land development di kawasan wisata The Kaldera Toba Nomadic Escape, Dusun Pardamean Sibisa, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Senin (14/10).

Untuk meningkatkan konektivitas transportasi, Budi mengatakan, Kemenhub akan membenahi bandara di Desa Pardamean, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir. Pada 2020, runway Bandara Sibisa diperpanjang menjadi 2.000 meter dengan lebar 30 meter.

Bandara Sibisa nantinya menjadi tempat mendarat pesawat tertentu, seperti private jet dan pesawat sejenis ATR.

"Pada 2020, kita akan membangun runway di Bandara Sibisa menjadi sepanjang 2.000 meter dan lebar 30 meter, supaya pesawat-pesawat tertentu seperti private jet dan pesawat sejenis ATR dapat mendarat ke sini," kata Budi.

Terminal penumpang Bandara Sibisa yang baru pada tahap pertama ini nantinya akan berukuran 1200 meter persegi. Selain itu Bandara Sibisa juga akan dilengkapi apron berukuran 10x50 meter yang dapat menampung pesawat 3 pesawat sekelas ATR-72.

Bandara Sisingamangaraja XII Silangit akan melayani pesawat komersial yang besar. Sedangkan di Bandara Sibisa melayani pesawat yang lebih kecil, seperti ATR-72.

Bandara Sibisa saat ini melayani satu penerbangan pada hari Jumat untuk rute Bandara Sitoli, Nias-Bandara Sibisa, Danau Toba, yang dilayani maskapai Aviastar dengan pesawat jenis Twin Otter berkapasitas 18 orang.

Selain membenahi Bandara Sibisa, Kemenhub juga akan membangun konektivitas transportasi air dan penunjangnya.

Halaman
123
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved