Bos Becak Hantu tak Berdaya Diterjang Timah Panas

Kompol Anjas Asmara Siregar mengatakan pelaku ditangkap berawal dari sejumlah laporan polisi yang diterima Polsek Medan Area

Bos Becak Hantu tak Berdaya Diterjang Timah Panas
TRIBUN MEDAN/HO
Bos becak hantu tak berdaya diterjang timah panas. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polisi berhasil meringkus pimpinan kawanan bandit jalanan "becak hantu" bernama Samuel Simarmata alias Kopral (20).

Warga Jalan Tangguk Bongkar VI Mandala By Pass, Kelurahan TSM II, Kecamatan Medan Denai ini terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melarikan diri.

Kapolsek Medan Area Kompol Anjas Asmara Siregar mengatakan pelaku ditangkap berawal dari sejumlah laporan polisi yang diterima Polsek Medan Area soal kehilangan sepeda motor.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan. Tepat pada Sabtu (12/10/2019) kemarin, Tim Pegasus Polsek Medan Area mendapat informasi terpercaya mengenai keberadaan pelaku.

Tim yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu A.L.P. Tambunan langsung bergerak menuju lokasi di daerah Pasar III Saentis di tanah Garapan Rambo.

Polisi kemudian melakukan pengintaian dan melakukan penggrebekan. Setelah memastikan keberadaan pelaku di rumah tersebut.

"Hasilnya, petugas mengamankan 4 orang pelaku dari rumah tersebut. Ke empatnya yakni, SS alias Kopral, Marko Pasaribu alias Marko, Rendi Agustian alias Rendi dan Roki Simanjuntak alias Oki. Saat diamankan dari kantong tersangka Kopral ditemukan kunci "T"," kata Kapolsek Medan Area, Kompol Anjas, Selasa (15/10/2019).

Polisi juga menggeledah rumah tersebut dan menemukan tang potong besi, gunting seng dan kunci L, bahkan polisi juga menemukan pakaian tersangka Kopral saat terekam CCTV melakukan pencurian di TKP Jalan Wahidin dan Jalan Kijang.

Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap tersangka Kopral namun saat pengembangan tersangka berusaha melawan petugas dan mencoba melarikan diri sehingga dilakukan tembakan peringatan tiga kali ke atas karena tersangka tidak mengindahkan sehingga dilakukan tindakan tegas terukur.

"Petugas terpaksa berikan tembakan tegas terukur dengan menembak kearah kaki kiri dan kaki kanan tersangka," ungkap Anjas.

Kemudian dari hasil interogasi dan pengakuan tersangka Kopral, dia mengaku sudah melakukan pencurian kendaraan bermotor di Wilkum Polrestabes Medan sebanyak 49 kali di antaranya 10 kali dengan menggunakan Becak Hantu.

"Selama bulan Agustus si Kopral sporing ke Siantar di Parguguan tempat famili ceweknya dan setelah teman-temanya ketangkap masalah becak hantu," beber Anjas.

Sementara itu berdasarkan pengakuan tersangka, semua unit sepeda motor yang dicuri telah dijual kepada pelaku penadah dengan modus antar di jalan.

"Pelaku penampung hasil pencurian belum dilakukan penangkapan. Karena pelaku belum diketahui alamatnya," pungkas Anjas.

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved