Cuaca Ekstrem Melanda Dairi, Petani Mengeluh Tanaman Banyak Rusak

Pokok pisang bertumbangan. Durian yang sedang mulai berbunga, gugur. Cokelat pun busuk karena kena hujan es

Cuaca Ekstrem Melanda Dairi, Petani Mengeluh Tanaman Banyak Rusak
TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
Petani di Desa Sipoltong, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi berdiri sambil tertegun menatap pohon cokelat yang tumbang akibat cuaca ekstrem melanda Dairi akhir-akhir ini, Selasa (15/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Hujan disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Dairi akhir-akhir berdampak buruk terhadap lahan pertanian masyarakat. Seperti di Desa Sipoltong, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, lahan seluas ditaksir puluhan hektare rusak.

Imbasnya, sejumlah petani merugi dan terancam gagal panen.

Salah satu petani di desa tersebut, Poltak Samosir (60), mengaku tanaman yang rusak seperti pisang, durian, dan kakao.

"Pokok pisang bertumbangan. Durian yang sedang mulai berbunga, gugur. Cokelat pun busuk karena kena hujan es," kata Poltak saat ditemui di ladangnya, Selasa (15/10/19).

Poltak mengatakan, dahsyatnya angin sampai menumbangkan dua pohon durian besar yang di tengah kebun cokelatnya.

Rudolf Hutauruk (40), petani di Desa Sipoltong lainnya, juga mengalami hal sama. Tanaman jagung, duku, dan cokelatnya tumbang dihantam angin.

"Pohon durian, kemudian pohon cokelat sekitar 20 batang, tumbang. Padi gogo rusak tertimpa pohon durian," kata Rudolf.

Baik Poltak, maupun Rudolf, mengaku hanya bisa pasrah menghadapi kenyataan itu. Kendati telah merugi banyak, keduanya optimistis mampu bertahan.

"Baru kalian lah yang datang menanya keluhan kami. Dari pemerintah, belum ada," ujar Poltak mengakhiri.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved