NEWS VIDEO

Kasubbag Umum Otoritas Bandar Udara Kualanamu Ditetapkan Tersangka Korupsi

Perhitungan kerugian negara sekitar 14,7 Miliar dalam proyek ini. Dan keduanya telah mengakui bahwa mereka mendapatkan fee proyek dari anggaran.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kejati Sumut menetapkan dua tersangka dari Kementrian Perhubungan terkait
keterlibatan korupsi Runway, Taxiway dan Apron di Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Lasondre Kecamatan Pulau-Pulau Batu Kabupaten Nias Selatan, Selasa (15/10/2019).

Kedua tersangka adalah Immadudien Abil Fada (34) yang merupakan Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan Kualanamu. Irpansyah Putra Rahman (47) selaku PNS di Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan Kualanamu.

Abil merupakan Ketua Pokja Paket Pekerjaan Peningkatan PCN Runaway, Taxiway, Apron dengan AC-Hotmix pada kantor UPBU Lasondre. Sedangkan Irpansyah merupakan Pejabat Pembuat Komitment (PPK).

Kasubag Abil tampak mengenakan batik cokelat dengan mengenakan kacamata dan topi, sedangkan Irpansyah tampak mengenakan kemeja lengan pendek berwarna biru.

Keduanya saat diperiksa tampak terus menutupi wajahnya dengan kertas putih.

Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian menyebutkan keduanya terlibat dalam korupsi senilai Rp 14,75 miliar.

"Perhitungan kerugian negara sekitar 14,7 Miliar dalam proyek ini. Dan keduanya telah mengakui bahwa mereka mendapatkan fee proyek dari anggaran tersebut," tuturnya di Kejati Sumut, Medan.

Ia menjelaskan bahwa besaran fee tersebut tidak dapat dipublikasikan ke media dan akan dibuktikan di persidangan.

"Terkait nilainya nanti kita buktikan di persidangan, tapi mereka mengakui dapat fee dari kegiatan tersebut," tegasnya.

Terkait akan adanya tersangka baru, Sumanggar menegaskan bahwa akan segera diinformasikan.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved