Pemkab Tapanuli Utara Masih Perang dengan Virus Babi

Sondang Ey Pasaribu mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih fokus mencegah pertumbuhan virus tersebut.

Pemkab Tapanuli Utara Masih Perang dengan Virus Babi
TRIBUN MEDAN/IST
Petugas Dinas Peternakan Taput tengah melakukan vaksinasi untuk menghalau virus babi di Taput. 

TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR - Virus babi atau Hog Cholera sepanjang Oktober 2019 mewabah di Kabupaten Tapanuli Utara.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Taput, Sondang Ey Pasaribu mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih fokus mencegah pertumbuhan virus tersebut.

"Hingga saat ini, dokter hewan kita masih fokus mencegah penyebaran,"ujar Sondang Pasaribu di Tartung,Tapuanuli Utara, Selasa (15/10/2019).

Dalam pencegahan virus agar tidak  Dinas Pertanian terus melakukan vaksinasi ke ternak yang belum tertular serta melakukan pencegahan kepada ternak yang sudah tertular. Warga yang ternak-ternaknya mati akibat virus, terlebih dulu harus dibakar lalu dikuburkan dengan kedalaman yang cukup.

Sanitasi serta kebersihan kandang yang tidak maksimal kata Sondang menjadi pemicu semakin cepat penyebaran virus. Karenanya, pembersihan kandang harus benar-benar dilakukan dengan maksimal.

"Kita juga melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk melaksanakan sanitasi dan disinfeksi kandang,"sebutnya.

Apabila sudah tertular, peternak tidak diperbolehkan memotong sembarangan, apalagi sampai mengkonsumsi. Hog Cholera kata Sondang memang hanya menular pada Babi tidak menyerang manusia, namun yang namanua babi mengidap virus Hog Cholera tidak dianjurkan dikonsumsi.

"Yang namanya virus janganlah dikonsumsi. Kalau pun masak daging babi, harus benar-benar matang jugalah,"anjurnya.

Babi yang mati dilarang keras dibuang ke sungai oleh peternaknya. Menyoal ciri-ciri ternak bani yang terpapar virus sudah disosialisasikan ke peternak.

Sondang mengatakan, sebelum terkena wabah HogCholera, babi-babi tersebut mengalami gejala demam, menggigil, kotoran mengeras, kurang nafsu makan hingga di sekitar telinga berwarna merah kebiruan.

Halaman
12
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved