Breaking News:

Ngopi Sore

Perkara Nyinyir yang Membunuhmu

Luka di perut Wiranto bisa sembuh cepat. Luka psikologis tidak. Luka justru bisa makin parah. Dan saat sudah tak tertahankan maka ujungnya kematian

Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
billboard.com
Choi Jin-ri, lebih dikenal dengan nama panggungnya, Sulli. Aktris, penyanyi, penari, model, dan pembawa acara di Korea Selatan. 

Keputusan serupa diambil Charlotte Dawson, model dan artis dan pembawa acara terkenal di Australia. Juga August Ames, artis film dewasa. Juga entah berapa ribu kasus sejenis lainnya. Bukan kalangan pesohor saja. Kenyinyiran seringkali mengambil korban orang-orang biasa. Orang dari lingkungan-lingkungan yang tak asing bagi kita. Berada di dekat-dekat kita.

Akhir Mei lalu, di India, seorang dokter bernama Payal Salman Tadvi menjerat lehernya sendiri lantaran tak tahan terus-menerus dinyinyiri oleh rekan-rekan kerjanya di Rumah Sakit BYL Nair di Kota Mumbai. Di antara mereka, dia, entah mengapa, diposisikan sebagai sebangsa pecundang. Payal bunuh diri di salah satu ruang rumah sakit tersebut.

Begitulah, Saudara. Kadang-kadang kita memang merasa tidak melakukan apa-apa. Padahal, apa yang bagi kita barangkali biasa, bagi orang lain belum tentu biasa. Barangkali bagi mereka sangat menyakitkan. Terlebih-lebih jika apa yang kita tulis itu, apa yang kita nyinyiri, memang sebenar-benarnya dimaksudkan untuk menyakiti.(t agus khaidir)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved