Breaking News:

Relawan Jokowi-Maruf Cabut Laporan atas Hanum Rais, Ternyata Ini Alasan di Balik Langkah Itu

Relawan Jokowi-Maruf Cabut Laporan atas Hanum Rais, Ternyata Ini Alasan di Balik Langkah Itu

Editor: Randy P.F Hutagaol
You tube/cnn/via tribunnews
Hanum Rais Balas Voting Ibu Kota Baru Indonesia Postingan Haris Azhar, Usul Boyolali Ganti. (Relawan Jokowi-Maruf Cabut Laporan atas Hanum Rais, Ternyata Ini Alasan di Balik Langkah Itu) Jakarta. #Relawan Jokowi-Maruf Cabut Laporan atas Hanum Rais, Ternyata Ini Alasan di Balik Langkah Itu 

Relawan Jokowi-Maruf Cabut Laporan atas Hanum Rais, Ternyata Ini Alasan di Balik Langkah Itu

"Saya sangat setuju dengan ucapan Pak Amien Rais bahwa hukum di Indonesia ini tidak boleh tebang pilih harus adil. Siapapun itu, jika melakukan pelanggaran hukum, harus diproses hukum. Ini saatnya kita buktikan harapan besar pak Amien Rais," kata Dosen lulusan Chalmers University of Technology tersebut. 

TRIBUN-MEDAN.com - Relawan yang tergabung dalam Jam'iyyah Jokowi-Ma'ruf Amin mengurungkan niatnya untuk melaporkan Anggota DPRD DIY, Hanum Rais.

Jam'iyyah Jokowi-Ma'ruf Amin resmi membatalkan pelaporannya terhadap Hanum Rais terkait cuitan bernada negatif yang diduga ditujukan pada kasus penusukan Menkopolhukam Wiranto.

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com pada Senin (14/10/2019), Jam'iyyah Jokowi-Ma'ruf Amin resmi membatalkan laporannya karena ada pihak lain yang juga melaporkan Hanum Rais.

Subtansi antara laporannya dengan laporan pihak tersebut dianggap cukup sama.

"Tujuan kami melaporkan saudari Hanum Rais adalah untuk penegakan hukum. Jika sudah ada pihak lain yang mengajukan laporan yang sama kepada pihak kepolisian, kami anggap cukup dan sama saja," kata Koordinator Jami'yyah Jokowi-Ma'ruf, Rody Asyadi saat dihubungi Kompas.com, Senin (14/10/2019).

Sehingga, Rody Asyadi mengatakan bahwa pihaknya akan lebih memilih untuk memantau perkembangan laporan pihak lain itu hingga ke pengadilan.

"Kami tinggal memantau saja perkembangan laporan tersebut. Dengan mempertimbangkan kepentingan umum maka semua pihak perlu memantau secara seksama laporan terhadap saudari Hanum Rais tersebut agar sampai ke pengadilan," ujar Rody. 

Koordinator Jami'yyah Jokowi-Ma'ruf, Rody Asyadia merasa yakin bahwa cuitan Hanum Salsabiela Rais yang menimbulkan kontroversi ditujukan pada Wiranto.

Rody menjelaskan, frasa 'berita hits' merupakan tanda bahwa cuitan Hanum ditujukan pada sang menteri.

Menurut Rody, cuitan Hanum tersebut dapat menimbulkan opini masyarakat bahwa insiden penusukan Wiranto hanyalah fiktif.

"Mbak Hanum ini tidak hanya kali ini memberikan pandangan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya yang akhirnya memberikan pandangan masyarakat bahwa saat kejadian ini hanya rekayasa," jelas Rodi.

Akibatnya, Rody akan melaporkan penulis buku '99 Cahaya di Langit Eropa' itu dengan Pasal Pasal 28 Ayat 2 dan Pasal 45 Huruf a Ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahaan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Cuitan yang telah dilaporkan Jami'yyah Jokowi-Ma'ruf itu ditulis Hanum pada Kamis (10/10/2019).

Ia menulis cuitan itu tidak lama setelah insiden penusukan Wiranto.

"Setingan agar dana deradikalisasi terus mengucur.

Dia caper. Krn tdk bakal dipakai lg. Play victim.

Mudah dibaca sbg plot.

Diatas berbagai opini yg beredar terkait berita hits siang ini.

Tdk banyak yg benar2 serius kenanggapi.

Mgkn krn terlalu banyak hoax-framing yg selama ini terjadi," demikian cuitan Hanum yang dimaksud.

Hanum Salsabiela Rais diduga telah mencuit hal negatif di akun Twitternya @hanumrais, terkait penusukan Menkopolhukam Wiranto yang terjadi di Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10/2019).
Hanum Salsabiela Rais diduga telah mencuit hal negatif di akun Twitternya @hanumrais, terkait penusukan Menkopolhukam Wiranto yang terjadi di Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10/2019). (Twitter @hanumrais)

Sedangkan, pihak lain yang telah melaporkan Hanum Rais adalah seorang pengusaha bernama Jalaludin.

Jalaludin telah melaporkan Hanum Rais ke Polda Metro Jaya.

Selain Hanum Rais, Jalaludin juga melaporkan Jerinx Superman Is Dead, akun @fullmiinfolks, Facebook Jonru Ginting dan Gilang Kazuya Shimura.

Laporan tersebut telah diterima Polda Metro Jaya pada Jumat (11/10/2019) dengan nomor tanda bukti lapor TBL/6558/X/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus.

Komentar Dosen UGM terkait Cuitan Hanum Rais pada Kasus Penusukan Wiranto:

Dosen UGM Bagas Pujilaksono Widyakanigara, mengaku sangat malu dengan apa yang telah dicuit Hanum Rais.

Ia bahkan merasa malu dengan mengatasnamakan dosen UGM serta warga Jogja.

"Jujur, saya sebagai dosen UGM dan warga Jogja amat malu mempunyai anggota dewan seperti Bu Hanum Rais," ujar Bagas dalam keterangan tertulis, Minggu (13/10/2019).

Menurut Bagas, apa yang disampaikan oleh Hanum Rais merupakan fitnah yang keji.

Pasalnya, mantan presenter tersebut mengucapkan sestuatu yang tidak berdasar.

"Apa yang disampaikan Bu Hanum Rais di medsos soal musibah yang menimpa Pak Wiranto, menurut saya adalah fitnah keji, karena tidak berdasar atas fakta kebenaran dan sangat berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat," kata Bagas dikutip TribunWow.com dari Kompas.com.

Bahkan, Bagas menyamakan pernyataan cuitan Hanum itu seperti hoaks yang disampaikan dalam kasus Ratna Sarumpaet beberapa waktu lalu.

Sehingga, dirinya merasa bertanya-tanya dengan status anggota DPRD yang kini disandang Hanum.

"Bagaimana bisa seorang anggota dewan yang terhormat yang sudah disumpah setia pada NKRI dan Pancasila tega berperilaku politik ganjil jauh dari nilai-nilai luhur agama, etika dan moral?," lanjut Bagas.

Tak hanya itu, Dosen Fakultas Teknik UGM ini juga turut menyinggung nama ayah Hanum Rais, yakni Mantan Ketua MPR, Amien Rais.

Menurut Bagas, Hanum Rais seharusnya bisa menjaga martabat sebagai anak dari Mantan Ketua MPR.

"Dan juga menjaga marwah keluarga besar Amien Rais. Saya sangat menghormati Pak Amien Rais," katanya.

Dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Bagas Pujilaksono Widyakanigara saat memberikan keterangan kepada media terkait surat terbuka.
Dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Bagas Pujilaksono Widyakanigara saat memberikan keterangan kepada media terkait surat terbuka. (KOMPAS.com / Wijaya Kusuma)

Akibatnya, Bagas menilai bahwa cuitan itu pantas dipolisikan.

Menurutnya, masalah ini bisa dijadikan sebagai pembelajaran masyarakat.

"Saya sangat setuju dengan ucapan Pak Amien Rais bahwa hukum di Indonesia ini tidak boleh tebang pilih harus adil. Siapapun itu, jika melakukan pelanggaran hukum, harus diproses hukum. Ini saatnya kita buktikan harapan besar pak Amien Rais," kata Dosen lulusan Chalmers University of Technology tersebut. 

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

#Relawan Jokowi-Maruf Cabut Laporan atas Hanum Rais, Ternyata Ini Alasan di Balik Langkah Itu

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin Cabut Laporan Kepolisian atas Hanum Rais soal Cuitan Wiranto, Ada Apa?

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved