Tak Kunjung Diangkat Jadi Karyawan Tetap, Para Pekerja PT Indomarco Mogok Kerja
Puluhan pekerja PT Indomarco Adi Prima melakukan aksi mogok kerja di depan gerbang perusahaan yang terletak di Jalinsum Tanjung Morawa
Penulis: Indra Gunawan |
TRIBUN-MEDAN.com - Puluhan pekerja PT Indomarco Adi Prima melakukan aksi mogok kerja di depan gerbang perusahaan yang terletak di Jalinsum Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang Selasa, (15/10/2019).
Di depan pintu gerbang perusahaan itu pekerja mendirikan tenda dan membentangkan tikar.
Selain beragam poster, pihak pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Kerja Metal Indonesia (FSPMI) ini juga memasang spanduk besar yang bertuliskan segala macam tuntutan mereka.
Selain menuntut untuk diangkat sebagai karyawan tetap mereka juga menuliskan agar pihak perusahaan dapat menaikkan uang makan dan uang transport.
Selama ini dianggap uang yang diberikan begitu kecil dan tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sekarang ini.
Untuk uang makan mereka meminta agar dinaikan menjadi Rp 20 ribu perhari sedangkan uang transport Rp 15 ribu perhari.
Salah satu pekerja yang ikut dalam aksi ini, Suprayitno mengatakan dirinya sebenarnya sudah 13 tahun bekerja. Meski sudah lama namun hingga saat ini statusnya di perusahaan masih pegawai kontrak.
Menurutnya ini bagian dari penindasan dan harus di lawan. Ia dan rekan-rekannya yang lain menganggap kesejahteraan mereka dengan
" Kita enggak ngerti juga ini bagaimana sistem perusahaan mengangkat karyawan. Saya sudah hampir 13 tahun bekerja di sini tapi enggak pernah diangkat jadi karyawan tetap. Tuntutannya saya dan kawan-kawan yang lain harus diangkat lah jadi karyawan tetap karena mereka pun statusnya masih terus sebagai pekerja kontrak,"ujar Suprayitno.
Suprayitno dan rekan-rekannya yang lain berpendapat kesejahteraan mereka dengan perusahaan PT Indofood yang merupakan induk perusahaan mereka sangat jauh berbeda.
Selain bertugas di bagian gudang mereka yang melakukan aksi ini merupakan bagian driver pendistribusian produk dari PT Indofood. Para pekerja yang melakukan aksi ini juga sempat melakukan aktivitas masak memasak di depan gerbang perusahaan.
Aktivitas itu mereka lakukan untuk menghemat biaya makan siang. Selain memasak nasi mereka juga menggoreng ikan, ayam dan tempe. Bahkan mereka juga sempat memasak sayur yang kemudian disantap bersama-sama. Rencananya aktivitas ini akan mereka lakukan hingga seminggu kemudian.
" Kalau enggak dipenuhi juga Sam perusahaan kami akan nginap di depan gerbang perusahaan ini,"teriak pekerja bersama-sama.
Pantauan Tribun, tenda yang didirikan oleh pihak pekerja tepat berada di pinggir jalan. Meski sangat membahayakan namun pekerja merasa apa yang dilakukan adalah bagian dari perjuangan. Aksi yang dilakukan sama sekali tidak menggangu lalulintas kendaraan.
Pihak kepolisian pun ikut memantau jalannya aksi mogok kerja ini. Tribun sebelumnya sempat meminta konfirmasi kepada pihak perusahaan namun pada saat itu pihak perusahaan menolak untuk memberikan komentar.
" Belum bisa bang, sudah saya tanya sama orang kantor katanya belum bisa kasih komentar saat ini,"ucap Irvan salah satu scurity.
(dra/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pekerja-pt-indomarco-adi-prima-melakukan-aksi-mogok-kerja.jpg)