Breaking News:

Di Depan Siswa YPSA, Konsul Muda Konjen Jepang Beberkan Cara Raih Beasiswa di Negeri Sakura

Masamu Yamamori, Konsul Muda Konsulat Jenderal Jepang di Medan memberikan kuliah umum kepada siswa-siswi SMP dan SMA YPSA

Editor: Muhammad Tazli
IST
Masamu Yamamori, Konsul Muda Konsulat Jenderal Jepang di Medan memberikan kuliah umum kepada siswa-siswi SMP dan SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) di ruang serbaguna YPSA, Selasa (15/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Masamu Yamamori, Konsul Muda Konsulat Jenderal Jepang di Medan memberikan kuliah umum kepada siswa-siswi SMP dan SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) di ruang serbaguna YPSA, Selasa (15/10/2019).

Kedatangan Masamu Pembina YPSA H Sofyan Raz, Ketua Umum YPSA Hj Rahmawaty, Sekretaris Umum Hj. Rizki Fadilah Raz, Ketua Harian YPSA Addaratul Hasanah, Kepala SMA YPSA Bagoes Maulana, Kepala SMP Irsal Efendi, Kabag Umum Rudi Sumarto, staf, guru, dan siswa-siswi lainnya.

Masamu Yamamori mengatakan, pertama-tama saya mengucapkan terima kasih banyak atas kesempatan yang diberikan kepada saya pada acara kuliah umum yang diselenggarakan Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah, terima kasih banyak, ini suatu kehormatan bagi saya," ujarnya.

Baca: Baru 200 Lebih Kepala Sekolah SMA/K Negeri di Sumut yang Tersertifikasi, Batas Akhir pada April 2020

"Yang saya tahu YPSA memiliki mata pelajaran bahasa Jepang juga, untuk itu kami dari konsulat Jepang ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada pelajar YPSA untuk dapat melanjutkan belajarnya di Jepang," tambahnya.

Ia juga mengungkapkan, dirinya dengan senang hati akan membuka kesempatan siswa YPSA untuk mendapatkan beasiswa belajar di Jepang. "Ada beberapa faktor kami ingin mengajak adik-adik untuk belajar di Jepang. Pertama, lingkungan pendidikan yang berkualitas seperti Universitas dan SDM nya. Kedua, Budaya yang beragam, modern dan tradisional. Ketiga, musim yang kaya (ada 4 musim), dan keempat teknologi yang canggih," ungkap Masamu.

"Saya sangat senang berkunjung ke YPSA ini, karena saya lihat sekolah ini sekolah yang sangat asri dan sudah dikenal. Semoga YPSA dapat bekerjasama dan dapat mengirimkan siswa-siswinya untuk belajar di Jepang," ungkap konsul yang sangat fasih berbahasa Indonesia ini.

Baca: Kemenpora Ajak Anak Muda Ciptakan Startup Baru yang Kreatif dan Profesional

Rizki Fadilah Raz dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Konjen Jepang yang di sela-sela kesibukannya mau meluangkan waktu untuk berkunjung ke YPSA.

Rizki Fadilah Raz melanjutkan bahwa antara YPSA dan Jepang juga mempunyai ikatan batin yang kuat, karena pembina muda YPSA pernah mengenyam pendidikan selama empat tahun di Jepang. "Kami pernah mengadakan pertukaran pelajar dan guru antara Indonesia dan Jepang antara tahun 2004, 2006, 2008, dan 2010. Pertukaran pelajar dan guru ini semakin mempererat hubungan YPSA dengan Jepang," ujarnya.

"Saat ini juga YPSA kedatangan Sensei Kasai Kokoro yang mengajar di YPSA selama 6 bulan dalam program Nihongo Partner," ujar Miss Kiki.

Pada kunjungan ini, Yamamori juga melihat-lihat Raz Museum dan Gallery yang berisikan banyak koleksi pribadi mulai dari pecahan uang dari berbagai negara, mainan, baju adat dari Sabang sampai Merauke, koleksi LEGO, sampai pernak-pernik dari berbagai belahan dunia. Raz Museum sendiri mendapat penghargaan MURI sebagai museum dengan koleksi pribadi terbanyak.

Kegiatan ini diakhiri dengan makan siang bersama, Mr. Masamu Yamamori menerima buku Biografi dan cenderamata dari YPSA di Sakinah Room Smart Building.(*)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved