Fakta-fakta OTT KPK atas Bupati Indramayu, Kepala Daerah ke-19 di Jabar yang Dicokok KPK

Fakta-fakta OTT KPK atas Bupati Indramayu, Kepala Daerah ke-19 di Jabar yang Dicokok KPK

Fakta-fakta OTT KPK atas Bupati Indramayu, Kepala Daerah ke-19 di Jabar yang Dicokok KPK
KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN
Bupati Indramayu Supendi meminta maaf ke masyarakat Indramayu karena dirinya sudah terjerat dalam kasus dugaan suap terkait 7 proyek jalan di Dinas PUPR Indramayu. Hal itu ia ungkapkan setelah ia diperiksa dan kemudian ditahan oleh penyidik KPK, Rabu (16/10/2019) dini hari. Supendi ditahan di Rutan Cabang KPK yang terletak di kawasan Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK. (KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN) 

Fakta-fakta OTT KPK atas Bupati Indramayu, Kepala Daerah ke-19 di Jabar yang Dicokok KPK

Dari keterangan juru bicara KPK, Febri Dyansyah, Supendi diduga terlibat suap proyek di Dinas Pekerjaan Umum.

TRIBUN-MEDAN.com - Bupati Indramayu Supendi terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia bersama delapan orang lainnya ditangkap KPK pada Selasa (15/10/2019).

Dari keterangan juru bicara KPK, Febri Dyansyah, Supendi diduga terlibat suap proyek di Dinas Pekerjaan Umum.

Sementara itu, penangkapan Supendi menambah rentetan daftar kepala daerah di Jawa Barat yang tersandung kasus korupsi.

Berdasar data dari KPK, Supendi jadi kepala daerah ke-19 yang ditangkap oleh KPK.

1. Bupati Indramayu diduga terlibat suap proyek Dinas PU

Pada hari Senin (14/10/2019), KPK menangkap Bupati Supendi di Indramayu, Jawa Barat, Senin (14/10/2019).

"Menjelang Senin tengah malam ada kegiatan tim KPK di Indramayu," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (15/10/2019.

Lalu, Febri menyatakan, ada uang ratusan juta yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved