Kediaman Pribadi Eldin di Jalan Karya Wisata Tampak Sepi dan Sedang Direnovasi

Wali Kota Medan, Tengku Dzulmi Eldin terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK)

Kediaman Pribadi Eldin di Jalan Karya Wisata Tampak Sepi dan Sedang Direnovasi
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ KAHFI
Lediaman pribadi milik Wali Kota di Jalan Karya Wisata Komplek Citra Wisata Blok VII No 12, Kota Medan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan, Tengku Dzulmi Eldin terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK) pada Rabu (16/10/2019) dini hari.

Pascakejadian, Tribun Medan sempat memantau kondisi rumah dinas Wali Kota di Jalan Jenderal Sudirman Medan. Kondisi dilokasi sepi dan hanya ada petugas Satpol PP yang berjaga-jaga.

Untuk mencari informasi, penelusuran dilakukan di kediaman pribadi milik Wali Kota di Jalan Karya Wisata Komplek Citra Wisata Blok VII No 12, Kota Medan.

Namun, lagi-lagi tidak ada hal terbaru yang di dapatkan. Kondisi rumah berpagar cokelat ini terlihat sedang di renovasi dan kosong, hanya ada beberapa orang sebagai penjaga rumahnya.

Penjaga rumahnya juga mengakui bahwa baru mendengar kabar pagi tadi bahwa Wali Kota Eldin diamankan oleh KPK.

"Iya ini rumah Pak Eldin. Saya juga baru tahu tadi pagi ada kabar bapak ditangkap," kata salah seorang penjaga rumah pribadi Eldin, Rabu (16/10/2019).

Penjaga rumah pribadi Eldin itu, juga mengatakan bahwa sang Wali Kota jarang berada di rumah tersebut.

"Bapak jarang kesini. Ini rumahnya lagi masa perbaikan ada yang bocor gitu," ujarnya.

Selain itu, ia juga mengatakan dari tadi malam hingga saat ini tidak ada pihak yang datang dari manapun.

"Enggak ada yang datang kesini," jelasnya.

Sementara itu, salah seorang tukang parkir yang berada di area perumahan tempat Eldin tinggal, mengatakan bahwa Eldin sering datang bersosialisasi sewaktu ada kegiatan.

"Dia (Eldin) kalau memang ada kegiatan disini sering ikut berpartisipasi. Lumayan aktiflah kalau ada kegiatan," kata penjaga parkir yang mengenakan kaos putih.

Untuk diketahui, Wali Kota sudah datang di kantor KPK sekitar pukul 11.50 WIB dan dilanjutkan proses pemeriksaan lebih lanjut.

Direncanakan 4 orang lainnya akan dibawa secara bertahap siang dan sore ini ke Jakarta, dari unsur Kepala Dinas, Ajudan, dan Protokoler Wali Kota.

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved