Spanduk Warga Minta 'Selamatkan dari Narkoba' Diturunkan Polisi, Ini Penjelasan Kapolsek

Marak dugaan peredaran narkoba di Lingkungan VI, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, warga melakukan pemasangan spanduk

TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA
Spanduk sindiran maraknya dugaan peredaran narkoba, Rabu (16/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Marak dugaan peredaran narkoba di Lingkungan VI, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, warga melakukan pemasangan spanduk sindirian.

Informasi yang berhasil dihimpun, spanduk bertulisan 'Tolong selamatkan kampung dan anak-anak kami dari bahaya narkoba' itu dilakukan warga sebagai bentuk geram atas peredaran barang haram.

"Spanduk itu dipasang sebagai bentuk aksi protes dan geram warga atas peredaran narkotika di sini. Selama ini peredaran narkotika kampung ini kian hari semakin merak dan dapat merusak mental generasi muda. Oleh sebabnya, spanduk dipasang," ucap warga sekitar berinisial HM (38).

Namun, spanduk yang telah terpasang sejak dua hari yang lalu tepatnya di Jalan Omega dan Amal Lingkungan VI, Kelurahan Martubung, Medan Labuhan dikabarkan telah diturunkan.

"Kita sangat menyangkan sikap dari petugas kepolisian yang menurunkan spanduk. Karena, sebagai penegak hukum harusnya berkoordinasi dengan masyarakat untuk berantas narkotika. Bukan malah menurunkan spanduk," ujarnya.

Terkait peristiwa tersebut, Tribun Medan mencoba konfirmasi atas penurunan spanduk.

Melalui WhatsApp, Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari mengatakan, bahwa benar spanduk telah diturunkan.

"Sudah ada delapan orang kami tangkap di seputaran lokasi tersebut. Rencana besok dipaparkan," ucapnya, Rabu (16/10/2019).

Saat ditanya alasan penurunan spanduk tersebut, Kapolsek Medan Labuhan hanya menjelaskan memang diturunkan.

"Memang diturunkan," singkatnya.

(mft/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved