News Video

Akhyar Nasution: Kita Berupaya Komunikasi ke Pak Wali untuk Pembelaan Hukumnya. .

KPK menetapkan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan dua orang lainnya sebagai tersangka yakni Syamsul Fitri Siregar dan Isa Ansyari

Akhyar Nasution: Kita Berupaya Komunikasi ke Pak Wali untuk Pembelaan Hukumnya. .
Tribun Medan
Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution saat diwawancarai awak media, Kamis (17/10/2019) 

Tim kemudian bergerak ke rumah Isya Ansari dan mengamankannya sekitar pukul 21.30 WIB.

Sekitar pukul 23.00 WIB, tim bergerak ke sebuah rumah sakit di Medan, Dzulmi Eldin sedang melakukan fisioterapi dan langsung mengamankannya.

Di tempat ini, tim kemudian mengamankan Kasubag Protokoler yang sedang mendampingi Dzulmi Eldin.

Rabu dini hari 1.30 WIB, tim bergerak ke Kantor Wali kota dan mengamankan ajudan Wali Kota, SSO beserta uang sebesar Rp 200 juta di laci kabinet di ruang protokoler.

Setelah itu, tim mengamankan ajudan Dzulmi Eldin yang sempat melarikan diri.

Saat ini lima orang yang diamankan tersebut diterbangkan ke Jakarta.

Saut Situmorang menjelaskan, Dzulmi Eldin adalah wali kota ke-49 yang terjaring dalam operasi tangkap tangan KPK.

Tahun ini, katanya, KPK telah melakukan 21 tangkap tangan.

KPK, katanya, sangat menyesalkan terjadinya suap oleh perangkat kepala daerah untuk memperkaya diri sendiri dan mencerderai kepercayaan rakyat.

“Malah menggunakan uang yang seharusnya untuk rakyat untuk pribadi dan kelompok,” pungkasnya.

Halaman
1234
Penulis: Nanda Rizka Nasution
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved