Dokter IZH Terseret Kasus Penculikan dan Penganiayaan Relawan Jokowi, Ninoy Karundeng

Seorang dokter berinisial IZH resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penculikan dan penganiayaan terhadap relawan Jokowi, Ninoy Karundeng

Wartakotalive.com/Zaki Ari Setiawan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono 

Dokter Juga Terseret Kasus Penculikan dan Penganiayaan Relawan Jokowi, Ninoy Karundeng

TRIBUN MEDAN.com - Seorang dokter berinisial IZH resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penculikan dan penganiayaan terhadap relawan Jokowi saat Pilpres 2019, Ninoy Karundeng.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan adanya seorang tersangka yang berprofesi sebagai dokter dalam kasus Ninoy Karundeng.

"Iya benar, ada nama itu (dokter IZH sebagai tersangka)," ujar Argo saat dikonfirmasi, Kamis (17/10/2019).

Saat ini, dokter IZH tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Argo belum menjelaskan secara detail terkait peran dokter tersebut dalam penganiayaan Ninoy.

"Untuk perannya, saya belum mendapatkan informasi," kata Argo.

Baca: TERUNGKAP-Dzulmi Eldin Perintah Kadis Mencari Uang Menutupi Biaya Perjalanan Keluarganya ke Jepang

Baca: Kisah Polwan Saat Pergoki Tunangan Jalan Bareng Perempuan Lain di Bioskop, Netizen Terkagum-kagum

Baca: Guru Kesal dan Hukum Siswanya Makan Sampah, Orangtua Siswa Kaget Temukan Plastik di Perut Anaknya

Dikonfirmasi terpisah, pengacara dokter IZH, Gufroni menegaskan kliennya tidak terlibat dalam penganiayaan Ninoy.

Kala itu, pada tanggal 30 September 2019, dokter IZH hanya membantu mengobati Ninoy dan para demonstran yang terkena gas air mata .

"Klien saya mengobati Ninoy Karundeng, merasa tidak pernah melakukan kekerasan fisik dan psikis, apalagi menyekap," ujar Gufroni.

Halaman
12
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved