Gubernur Sumut: Jabatan Wali Kota Medan Otomatis Akan Dijalankan Sementara oleh Wakilnya

Edy Rahmayadi angkat bicara mengenai siapa pejabat yang ditunjuk untuk mengisi posisi sementara Wali Kota Medan

Gubernur Sumut: Jabatan Wali Kota Medan Otomatis Akan Dijalankan Sementara oleh Wakilnya
TRIBUN MEDAN/SATIA
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi saat ditemui usai melaksanakan salat, di Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Kamis (17/10/2019) 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait urusan proyek dan jabatan pada Pemerintah Kota Medan Tahun 2019.

Setelah dinyatakan menerima suap, maka posisi jabatannya akan dijabat sementara oleh wakilnya Akhyar Nasution.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi angkat bicara mengenai siapa pejabat yang ditunjuk untuk mengisi posisi sementara Wali Kota Medan.

Katanya posisi itu akan dijabat oleh Wakilnya Akhyar Nasution.

"Kalau sekarang otomatis akan dijabat sementara oleh wakilnya, untuk menjalankan tugas," kata Edy, saat ditemui usai melaksanakan salat, di Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Kamis (17/10/2019).

Kemudian, Edy belum bisa menyampaikan siapa nantinya yang akan ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Sebab, saat ini pemerintah Sumut masih menunggu porses pengadilan yang menentukan Dzulmi Eldin bersalah atau tidak dalam kasus ini.

"Nanti itu, setelah dinyatakan bersalah dari pengadilan. Kita ajukan itu untuk menentukan Plt itu," ucapnya.

Ada dua orang yang terlibat dalam kasus ini, yaitu Kepala Bagian Protokoler Kota Medan Syamsul Fitri Siregar dan Kepala Dinas PUPR Kota Medan Isa Ansyari.

Dzulmi dan Syamsul diduga sebagai penerima suap. Sementara, Isa diduga sebagai pemberi suap.

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved