Mahasiswa Bergerak Lagi, BEM SI Serukan Aksi Demonstrasi Desak Presiden Terbitkan Perppu KPK

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) menyerukan aksi #tuntaskanreformasi mendesak Perppu membatalkan UU KPK hasil revisi.

Mahasiswa Bergerak Lagi, BEM SI Serukan Aksi Demonstrasi Desak Presiden Terbitkan Perppu KPK
Kompas.com/GARRY LOTULUNG
Mahasiswa menyampaikan orasi di Depan Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). (Kompas.com/GARRY LOTULUNG) 

Mahasiswa Bergerak Lagi, BEM SI Serukan Aksi Demonstrasi Desak Presiden Terbitkan Perppu KPK

TRIBUN MEDAN.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) menyerukan aksi #tuntaskanreformasi mendesak Perppu membatalkan UU KPK hasil revisi.

Rencananya, BEM SI se Jabodetabek-Banten akan menggelar aksi demonstrasi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/10/2019) siang ini.

Seruan itu diunggah melalui postingan sosial media Instagram BEM SI dengan alamat @bem_si pada Rabu sore.

Koordinator Media BEM SI, Ghozi Basyir, saat dikonfirmasi membenarkan soal seruan aksi dan rencana demonstrasi mahasiswa tersebut di Istana Merdeka.

"Benar, benaran ada aksi," kata Ghozi seperti dikutip Antara.

Ia mengatakan, aksi ini akan diikuti oleh mahasiswa dari aliansi BEM SI Jabodetabek dan Banten, dengan estimasi massa sekitar 2.000 orang.

Aksi ini direncanakan mulai pukul 13.00 WIB sampai selesai sekitar jam 18.00 WIB.

Terkait penyataan Polri tidak mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) demonstrasi jelang pelantikan presiden, Ghozin mengatakan, mahasiswa tetap akan turun melakukan aksi.

"Kita mah di negara demokrasi ini tetap gelar aksi. Kan surat aksi itu kan pemberitahuan, bukan izin," katanya.

Baca: Panglima TNI Beberkan Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wapres Terpilih, Puluhan Ribu Personel Siap

Baca: Nasib Komisioner KPK Terpilih Nurul Ghufron Akibat Typo UU KPK, Bisa Dilantik? Baru Berusia 45 Tahun

Halaman
1234
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved