Nasib Komisioner KPK Terpilih Nurul Ghufron Akibat Typo UU KPK, Bisa Dilantik? Baru Berusia 45 Tahun

Nasib Komisioner KPK Terpilih Nurul Ghufron Akibat Typo UU KPK, Bisa Dilantik? Baru Berusia 45 Tahun

Nasib Komisioner KPK Terpilih Nurul Ghufron Akibat Typo UU KPK, Bisa Dilantik? Baru Berusia 45 Tahun
surya/sri wahyunik
Nasib Komisioner KPK Terpilih Nurul Ghufron Akibat Typo UU KPK, Bisa Dilantik? Baru Berusia 45 Tahun 

Nasib Komisioner KPK Terpilih Nurul Ghufron Akibat Typo UU KPK, Bisa Dilantik? Baru Berusia 45 Tahun

TRBUN-MEDAN.com - Nasib Komisioner KPK Terpilih Nurul Ghufron Akibat Typo UU KPK, Bisa Dilantik? Baru Berusia 45 Tahun.

//

Nasib Nurul Ghufron sebagai salah seorang komisioner KPK terpilih menjadi sorotan dalam konteks penerapan Undang-Undang KPK hasil revisi.

Baca: ASAM URAT - Bukan Cuma Jeroan, Atasi Asam Urat hindari 6 Jenis Sayuran, Kacang-kacangan dan Jamur

Baca: Jokowi Bungkam, Mahasiswa Desak Presiden Batalkan UU KPK Revisi,Demo Istana,Aksi #tuntaskanreformasi

Pasal 29 huruf e UU KPK lama menyatakan syarat pimpinan KPK sekurang-kurangnya berumur 40 tahun.

Sementara, pada UU KPK hasil revisi menyebutkan bahwa ketentuan umur pimpinan KPK paling rendah 50 tahun.

Ghufron diketahui berusia 45 tahun sehingga apabila mengacu pada UU KPK hasil revisi, ia tidak dapat dilantik menjadi komisioner KPK.

Pakar hukum tata negara dari IPDN Juanda, berpendapat, Nurul terancam tidak bisa dilantik karena UU KPK hasil revisi mengatur pimpinan KPK minimal berusia 50 tahun, sedangkan Nurul baru berusia 45 tahun.

"Kalau berlaku, berdasarkan undang-undang itu, jelas seseorang yang tidak memenuhi syarat-syarat yang ditentukan undang-undang itu tidak bisa dilantik" kata Juanda kepada Kompas.com, Jumat (11/10/2019).

Baca juga: Pakar: Jika UU KPK Hasil Revisi Berlaku, Capim KPK Nurul Ghufron Tak Bisa Dilantik

Halaman
123
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved