Usai Hadapi Persiraja, PSMS Tak Punya Banyak Waktu Persiapan Lawan Babel United di Pekanbaru
Setelah menghadapi Persiraja Banda Aceh, skuat PSMS Medan masih punya satu laga lagi di akhir putaran kedua Liga 2.
Penulis: Ilham Fazrir Harahap |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Setelah menghadapi Persiraja Banda Aceh, skuat PSMS Medan masih punya satu laga lagi di akhir putaran kedua Liga 2.
Tim Ayam Kinantan akan bentrok kontra Aceh Babel United di Stadion Kaharuddin Nst, Pekanbaru, Senin (21/10/2019) mendatang. .
Laga ini merupakan pertandingan tunda yang sempat tertunda pekan ke-19. Seharusnya kemarin main di Medan, namun tak dapat izin dari pihak kepolisian.
Kemudian, PSMS mencoba cari alternatif lain main di luar Medan di Stadion Baharuddin Siregar, Lubukpakam. Tetapi, laga kembali ditunda lantaran tak mendapat izin dari Polda Sumut.
Atas gagalnya pertandingan itu digelar dua kali, mau tak mau laga pun harus digelar di tempat netral.
Operator kompetisi langsung menentukan tempat netral yakni main di Kota Pekanbaru.
"Kalau itu keputusannya dari Manajemen kita main di Pekanbaru ya kita harus terima dan jalani. Artinya ini partai-partai tunda yang banyak kepentingan," kata Pelatih PSMS, Jafri Sastra, Kamis (17/10/2019).
"Ada beberapa klub yang mempunyai kesempatan untuk lolos delapan besar seperti PSCS dan Perserang. Makanya laga ini wajib digelar serentak. Yang penting kita siap saja untuk laga main di sana nanti," tambahnya.
Menghadapi Babel United nanti, tentu PSMS tidak punya banyak waktu untuk istirahat.
Setelah balik ke Medan dari Langsa, kemungkinan mereka juga harus siap-siap bertolak ke Pekanbaru.
Pasalnya mereka cuma waktu sekitar tiga hari untuk persiapan tim.
"Ya tentu recovery kita tidak banyak. Nanti akan kami tanya lagi bagaimana berangkat ke sananya. Kemungkinan setelah dari Langsa kita langsung siap-siap balik ke Medan. Terus lanjut ke Pekanbaru," bebernya.
Mau tak mau Jafri harus siap menjalani kondisi seperti ini.
Mengingat PT LIB juga sudah mengatur jadwal laga babak delapan besar yang akan dimulai 28 Oktober mendatang.
"Panitia juga mau jadwal berjalan sesuai wakti yang ditentukan. Karena mereka telah tentukan jadwal pertandjnfan di babak delapan besar. Mau tidak mau kita harus jalani seperti ini," pungkasnya.
(lam/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/suporter_psms_medan.jpg)