Penggeledahan Kantor Wali Kota Medan, Ini yang Dicari dan Sudah Disita Penyidik KPK

KPK menyita dokumen perjalanan ke Jepang, dokumen lain yang terkait, barang bukti elektronik serta kendaraan salah satu staf pemerintahan kota Medan

Penggeledahan Kantor Wali Kota Medan, Ini yang Dicari dan Sudah Disita Penyidik KPK
Tribun Medan/Riski Cahyadi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (18/10/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komisi pemberantasan korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor  Pemerintah Kota Medan, pada Jumat (18/10/2019).

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan tim masuk ke ruangan Walikota, ruang protokoler dan beberapa ruangan lain yang relevan karena di ruangan tersebut diduga terdapat bukti yang terkait perkara ini.

"KPK menyita dokumen perjalanan ke Jepang, dokumen lain yang terkait, barang bukti elektronik serta kendaraan salah satu staf pemerintahan kota Medan yang digunakan untuk menerima uang," kata Febri, Jumat (18/10/2019) malam.

Sebelumnya, dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Medan, salah satu pihak yang dicari KPK mencoba melarikan diri dan hampir menabrak tim KPK di lapangan.

Sekitar pukul 21.25 WIB ketika Tim mendatangi rumah Kepala Dinas PU, terpantau sebuah mobil avanza silver yang diduga dikendarai oleh staf protokol Walikota saudara AN merasa diikuti.

Pengemudi melajukan mobil dengan kencang di salah satu ruas jalan di Kota Medan. Sampai akhirnya dalam posisi yang sudah diapit oleh tim, mobil berhenti, namun saudara AND tidak turun.

Tim menghampiri mobil tersebut dan menyampaikan bahwa tim berasal dari KPK sekaligus menunjukkan ID/identitas KPK.

Baca: Geledah Sejumlah Ruangan di Pemkot Medan, Ini Dokumen yang Disita KPK

Baca: VIDEO, Soal Penggeledahan KPK di Kantor Wali Kota, Akhyar: Entah Apa Saja Suka-Suka Orang Itulah

Baca: SAAT Wali Kota Medan Dzulmi Eldin Diciduk KPK, Terungkap Kegiatan sang Istri Rita Maharani

Akan tetapi, pengemudi justru memundurkan mobil dan memacu kecepatan hingga hampir menabrak Tim KPK. Dua orang tim selamat karena langsung meloncat untuk menghindari kecelakaan.

Teranyar, pria berinisial AND yang diketahui atas nama Andika telah menyerahkan diri ke Polrestabes Medan. Dia juga ikut dalam rombongan KPK saat melakukan penggeledahan di Pemko Medan.

"Untuk Andika telah menyerahkan diri ke Polrestabes Medan dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan," jelas Febri.

Halaman
12
Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved