Pengungsi Sinabung akan Pulang ke Kampung Masing-masing pada 21 Oktober 2019

Rencana ini sudah ada sejak turunnya status Gunung Sinabung dari level awas menjadi siaga pada bulan Mei lalu.

Pengungsi Sinabung akan Pulang ke Kampung Masing-masing pada 21 Oktober 2019
Tribun Medan/Muhammad Nasrul
Kepala BNPB RI Letjen TNI Doni Monardo (memakai kain tradisional Karo), didampingi Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (dua kiri), melihat peta lokasi relokasi di Desa Siosar, Kecamatan Tigapanah, Jumat (18/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, TIGAPANAH - Sebagian masyarakat korban erupsi Gunung Sinabung yang saat ini tinggal di Hunian Sementara (Huntara), direncanakan akan kembali ke kampungnya dalam waktu dekat ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo Martin Sitepu, mengungkapkan rencana sudah ada sejak beberapa bulan lalu.

Seperti diketahui, rencana ini sudah ada sejak turunnya status Gunung Sinabung dari level awas menjadi siaga pada bulan Mei lalu. Namun, saat ini Martin mengaku pihaknya sudah mendapatkan kepastian tentang pemulangan pengungsi itu.

"Terkait pemulangan pengungsi yang sudah tidak masuk ke dalam zona merah, direncanakan hari Senin (21/10/2019) mendatang," ujar Martin, saat ditemui di Desa Siosar, Kecamatan Tigapanah, Jumat (18/10/2019).

Menurut data dari BPBD Karo, adapun desa yang sudah dapat kembali dihuni oleh warganya sebanyak lima desa. Yaitu Desa Tiga Pancur, Desa Jeraya, Desa Pintu Besi, Kuta Tengah, dan Desa Kuta Gugung.

Martin menjelaskan, nantinya pada waktu yang bersamaan selain pemulangan pengungsi, juga dimulainya proses karya bakti dari TNI untuk proses perbaikan Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos). Pasalnya, sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan daerah-daerah yang sudah ditinggalkan masyarakatnya mengungsi menjadi terbengkalai.

"Nanti pengerjaannya juga sekaligus dimulai hari itu, jadi sistemnya simultan. Karena desa-desa yang Fasum dan Fasosnya rusak kan harus diperbaiki terlebih dahulu," katanya.

Untuk itu, Martin mengatakan jika nantinya masyarakat yang desanya sudah layak dihuni akan langsung dipulangkan. Namun, jika masih banyak yang harus mendapatkan penanganan warganya akan dipulangkan secara bertahap.

"Nanti yang sudah bisa pulang akan kita bantu, kalau yang masih menunggu desanya dibenahi terlebih dahulu ya silakan saja. Tapi bakti TNI terus jalan dan dimulai Senin itu juga," ucapnya.

Dirinya mengungkapkan, nantinya proses pemulangan direncanakan akan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan Pangdam I/BB Mayjen TNI M.S Fadilah.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved