Bocoran Menteri Jokowi Kabinet Kerja Jilid II, Diungkap Politisi PDI Perjuangan

Arif Wibowo menyatakan Kabinet Kerja jilid II ini akan terdiri atas para menteri yang berasal dari partai politik dan non partai politik.

Bocoran Menteri Jokowi Kabinet Kerja Jilid II, Diungkap Politisi PDI Perjuangan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla, berfoto bersama sejumlah menteri sebelum acara silaturahmi kabinet kerja di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (18/10/19). 

TRIBUN-MEDAN.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Arif Wibowo mengungkapkan komposisi susunan kabinet periode kedua.

Arif Wibowo menyatakan Kabinet Kerja jilid II ini akan terdiri atas para menteri yang berasal dari partai politik dan non partai politik.

"Presiden juga sudah menyampaikan bahwa komposisi antara parpol dan non parpol yaitu non parpol 55 persen, yang parpol 45 persen," ucap Arif, dikutip TribunWow.com dari kanal YouTube Talk Show tvOne, Jumat (18/10/2019).

Menurutnya komposisi seperti itu lah yang diharapkan Jokowi. "Itu kira-kira keinginan presiden untuk penyusunan kabinet seperti itu," kata Arif.

Ia menambahkan, menteri yang berasal dari parpol akan diutamakan berasal dari partai pengusung Jokowi-Ma'ruf.

"Siapa saja, tentu akan kembali pada satu etika yang mesti ditempuh terutama pada partai pendukung Pak Presiden dan Pak KH Ma'ruf Amin, secara khusus partai utama presiden PDI Perjuangan," ujar Arif.

Baca: Alasan Medina Zein Melaporkan Irwansyah terkait Kasus Bandung Makuta, Sudah Lebih Dulu Tempuh Ini

Baca: Menteri Jokowi di Kedai Kopi

Terkait menteri yang berasal dari PDIP, Arif menyebut hal itu merupakan wewenang Ketua Umum partai, Megawati Soekarnoputri.

"Karena itu di mana-mana kami sampaikan juga soal itu, saya juga perlu jelaskan kepada rakyat Indonesia bahwa kalau PDI sudah jelas aturan partai kami adalah diberikan kewenanganya diberikan kepada ibu Mega sebagai Ketua Umum Partai untuk membicarakannya dengan presiden," terang Arif.

"Untuk porsinya berapa kementrian dan sebagainya tentu dari hasil pembicaraan."

Arif menyampaikan, PDIP selaku partai pengusung Jokowi akan terus mengawal pemerintahan.

Halaman
123
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved