Lagi Marak, Anak Alami Gangguan Jiwa akibat Kecanduan Game Online

Hesti menuturkan ciri-ciri pasien yang mengalami kecanduan game antara lain anak tersebut sangat sulit dikendalikan.

Lagi Marak, Anak Alami Gangguan Jiwa akibat Kecanduan Game Online
Viral Press
Lilybeth Marvel beri makan putranya yang tak pulang dari warnet 48 Jam karena kecanduan game. 

3 Anak di Semarang Alami Gangguan Jiwa akibat Kecanduan Game Online

TRIBUN-MEDAN.com - Sebanyak tiga anak harus menjalani terapi di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Amino Gondohutomo, Kota Semarang, lantaran kecanduan bermain game hingga menderita gangguan jiwa.

Psikiater RSJD Amino Gondohutomo, Hesti Anggriani, mengungkapkan, anak-anak yang harus menjalani terapi itu rata-rata berusia sembilan tahun.

"Dua pasien benar-benar murni adiksi atau kecanduan game. Satunya lagi didiagnosis gangguan jiwa karena main game terus," ujar Hesti saat dikonfirmasi, Sabtu (19/10/2019).

Hesti menuturkan ciri-ciri pasien yang mengalami kecanduan game antara lain anak tersebut sangat sulit dikendalikan.

"Anaknya tidak mau sekolah, harus dipaksa. Inginnya main game terus. Orangtua jadi kewalahan," kata Hesti.

Mhary Mundoc Idanan, kecanduan game Mobile Legends
Mhary Mundoc Idanan, kecanduan game Mobile Legends (Facebook)

RSJD Amino Gondohutomo sebenarnya menerima cukup banyak pasien karena masalah gangguan kejiwaan akibat kecanduan gawai.

Namun, dari beberapa pasien itu hanya tiga orang yang didiagnosis mengalami adiksi berat.

"Kalau yang overlap dengan diagnosis lain banyak. Tapi yang kasus adiksi berat tidak terlalu banyak," katanya.

Hesti menjelaskan, seorang anak bisa disebut mengalami game addiction jika menghabiskan waktu selama 8 jam sehari untuk bermain gawai.

"Kalau adiksi game, dia menggunakan waktu sehari di atas 8 jam sehari. Setiap hari terus mengulang rutinitas itu, bukan sekadar untuk refreshing atau rekreasi," ujarnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Anak di Semarang Alami Gangguan Jiwa akibat Kecanduan Game Online"

Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved