Perayaan Sanghadana Kathinakala Sagin, 20 Vassa Suku Karo Pertama Jadi Momen Berharga

Perayaan Sanghadana Kathinakala Sangha Agung Indonesia (SAGIN) tahun ini memberi makna tersendiri bagi Umat Buddhayana di Sumatera Utara.

Perayaan Sanghadana Kathinakala Sagin, 20 Vassa Suku Karo Pertama Jadi Momen Berharga
TRIBUN MEDAN/HO
Perayaan Sanghadana Kathinakala Sangha Agung Indonesia (SAGIN) 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Perayaan Sanghadana Kathinakala Sangha Agung Indonesia (SAGIN) tahun ini memberi makna tersendiri bagi Umat Buddhayana di Sumatera Utara. Tahun ini Sanghadana Kathinakala yang akan dilaksanakan 27 Oktober 2019 bertepatan dengan 20 masa vassa Y.M. Bhante Punnajato.

Keberhasilan beliau menjadi tandamata sumbangsih suku Karo pada perkembangan Agama Buddha di Indonesia khususnya Sumatera Utara dengan menjadi sosok pertama dari Karo yang berhasil melewati 20 masa Vassa atau juga bisa kita sebut MahaThera.

Bhante Punnajato Mahathera lahir di Batu Karang tanggal 21 November 1956 dengan nama kecil Kurnia Bangun dari pasangan  Ajeran Bangun dan Ukurmin br Sembiring. Pada Tanggal  06 Mei 2000 beliau  di Upasampada di Wat Boworanives Vihara Bangkok Thailand dengan Guru Pentabhis (Upajjhaya) Y.M. Bhante Punnagamo Mahathera dan Guru Pembimbing Y.M.Bhante Vin Vijano Mahathera.

Kegiatan Sanghadana Kathina juga menjadi momen yang semakin beharga, karena saat bersamaan selain Y.M. Bhante Punnajato Mahathera juga dirayakan pencapaian 20 tahun Vassa Y.M Bhante Thiradhammo Mahathera dan sejumlah Bhikkhu Sangha Agung Indonesia yang mencapai 10 tahun masa Vassa.

Keberadaan tidak awal perjalanan monastik Y.M Bhante Thiradhammo Mahathera tidak terlepas dari karma baik kegiatan Program Pabbaja Nasional 1988 yang dilaksanakan pertama kali di Sibolga.

Motivasi awal menjadi Samanera merupakan keinginan beliau untuk balas budi atau pelimpahan jasa kepada ibunda yang telah meninggal pada 1983, beliau terinspirasi ceramah M. Bhante Suryabhumi Mahathera saat kegiatan Program Pabbaja Nasional pertama tersebut.  

Beliau diupasampada pada 5 Mei 2000 di Vat Bovoranives di Bangkok Thailand dengan Guru Penabhis (Upajjhaya) Y.M. Punnagamo Mahathera dan Guru Pembimbing Y.M Rajasilasamvara Mahathera.

Upasaka Pandita (UP) Densi Ginting ketua panitia pelaksana mengungkapkan kebahagiaannya bisa bersinergi dengan berbagai pihak atas pelaksanaan Sanghadana Kathinakala 2019 dan berharap banyak memberi manfaat bagi Umat Buddha untuk mendukung anggota Sangha dalam menjalankan spiritualnya dan mengembangkan Buddha Dharma.

Sementara itu, UP. Eddy Suyono MM, ketua MBI Sumut mengungkapkan bersyukur atas keberhasilan Bhante Punnajato Mahathera dan Bhante Thiradhammo Mahathera yang mencapai 20 Vassa dan berharap Umat Buddha khususnya di Sumatera Utara menjadikan momen ini sebagai dorongan untuk terus memacu diri memberikan dukungan atas pengembangan Buddha Dharma bercermin pada perjalanan penuh makna yang telah dijalani para Bhikkhu Sangha.

Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved