Polres Pelabuhan Belawan Bentuk Group Vokal Anggotanya Para Anak Yatim

Kapolres Pelabuhan Belawan menerima kunjungan Pevin Pasaribu (15) penyanyi cilik bersaudara merdu

Polres Pelabuhan Belawan Bentuk Group Vokal Anggotanya Para Anak Yatim
Dok Polres Pelabuhan Belawan
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis saat menerima kunjungan keluarga Pevin mantan penyanyi cilik yang bersuara merdu di Mako Polres Pelabuhan Belawan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kapolres Pelabuhan Belawan menerima kunjungan Pevin Pasaribu (15) penyanyi cilik bersaudara merdu, diruang Monitor Center Mako Polres Pelabuhan Belawan Jalan Raya Pelabuhan No.I Belawan, Senin (21/10/2019).

Dengan ditemani ibu Selly Hutagaol (38) dan empat saudaranya, Pevin diterima langsung oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan didampingi Wakapolres Kompol Taryono Raharja dan jajaran.

Dalam acara pertemuan itu, Ikhwan melalui Kasat Binmas Kompol H Justar mengusulkan agar group vokal anak-anak yatim tersebut diberi nama Bahari Ikhwan Bhayangkara.

"Sebaiknya diberi nama group vokal Bahari Ikhwan Bhayangkara," kata Ikhwan di Mako Polres Pelabuhan Belawan, Senin (21/10/2019).

Di kesempatan yang sama, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan menanyakan kepada Kasat Narkoba AKP Sukarman untuk pembuatan pentas audisi di rumah singgah sahabat polisi (RSSP) Polres Pelabuhan Belawan.

AKP Sukarman menjawab kurang lebih satu minggu pentas siap dikerjakan.

Sementara itu, Kabag Sumda Kompol Sri Pinem menyarankan untuk audisi nantinya juri terdiri dari Ketua Kabag Sumda dibantu anggota beberapa rekan dari media maupun orang-orang yang berkompeten.

Demi membiayai sekolah kedua adiknya, Pevin yang memiliki suara emas dan pernah mengikuti ajang pencarian bakat Indonesian Idol Cilik, ngamen dijalanan hingga larut malam.

Warga Gang Manggis, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan. Mengamen untuk meringankan beban ibunya yang hanya seorang buruh cuci pakaian di sekitaran rumahnya.

Anak ketiga dari lima bersaudara ini menceritakan, akibat keterbatasan ekonomi ditambah ayah dan ibunya telah lama bercerai, membuat ia tak putus asa, terus memutar otak mencari rezeki dengan cara ngamen dijalanan.

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved