FARADIBA YUSUF Libatkan Anak Angkatnya Soraya Membobol BNI 46, Kini Ditahan dalam Kondisi Hamil

Firman mengatakan, uang tunai Rp 3,6 miliar itu sebelumnya ditransfer dari BNI Cabang Pembantu Mardika ke rekening milik SP alias Soraya.

FARADIBA YUSUF Libatkan Anak Angkatnya Soraya Membobol BNI 46, Kini Ditahan dalam Kondisi Hamil
facebook
Firman mengatakan, uang tunai Rp 3,6 miliar itu sebelumnya ditransfer dari BNI Cabang Pembantu Mardika ke rekening milik SP alias Soraya. Dua tersangka pembobol BNI 46; Faradiba Yusuf dan Soraya ditampilkan ke publik dalam paparan Selasa (22/10/2019) 

FARADIBA YUSUF Libatkan Anak Angkatnya Soraya Membobol BNI 46, Kini Ditahan dalam Kondisi Hamil

TRIBUN-MEDAN.COM - Polda Maluku akhirnya memaparkan kasus pembobolan BNI 46 yang merugikan nasabah Rp 124 miliar di aula Polda Maluku, Selasa sore (22/10/2019).

Dalam pemaparan terungkap ternyata tersangkanya ada dua orang wanita yakni FY alias Faradiba yang diduga sebagai pelaku utama, seorang perempuan hamil berinisial SP alias Soraya.

Keduanya ikut dihadirkan bersama barang bukti hasil kejahatannya saat gelar perkara dan barang bukti di aula Polda Maluku, Selasa sore (22/10/2019).

Direktur Kriminal Khusus Polda Maluku, Kombes Firman Nainggolan mengungkapkan, SP ikut ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di kantor Ditkrimsus Polda Maluku pada Minggu (20/10/2019) pagi.

“Jadi dari hasil pemeriksaan yang dilakukan keduanya langsung ditetapkan sebagai tersangka,” kata Firman.

Dirkrimsus Polda Maluku, Kombes Pol Firman Nainggolan (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat (kanan) dan Pimpinan BNI Wilayah Makassar Afrizal saat menyampaikan keterangan pers terkait kasus penggelapan dana nasabah BNI Cabang Ambon di kantor Polda Maluku, Selasa (22/10/2019)
Dirkrimsus Polda Maluku, Kombes Pol Firman Nainggolan (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat (kanan) dan Pimpinan BNI Wilayah Makassar Afrizal saat menyampaikan keterangan pers terkait kasus penggelapan dana nasabah BNI Cabang Ambon di kantor Polda Maluku, Selasa (22/10/2019) (KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY)

Firman menjelaskan, penangkapan terhadap dua tersangka berlangsung di sebuah rumah di kawasan perumahan elit Citraland di Lateri Ambon.

Saat penangkapan itu, Faradiba dan Soraya sedang bersama suaminya Dani Niharua (DN).

DN sendiri ikut dibawa ke kantor Ditkrimsus untuk menjalani pemeriksaan, namun statusnya hingga kini masih sebagai saksi dalam kasus itu.

“Kita dapat informasi kalau tersangka ini ke suatu tempat kita lalu bergerak menuju Citraland dan kita lihat ada dua orang perempuan yangs empat keluar dari rumah, kita cek di foto dan kita pastikan bahwa itu terduga, kita langsung datangi rumah itu dan saat itu kedua tesangka ada bersama seorang pria,” ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved