Punya Puluhan Koleksi Robot, UKM Robotik Sikonek Berharap Kian Banyak Millenials Tertarik

Ada tong sampah pintar, itu sistemnya ada sensor yang diluar itu bila kita dekatkan tangan kita nanti terbuka tong sampahnya

Punya Puluhan Koleksi Robot, UKM Robotik Sikonek Berharap Kian Banyak Millenials Tertarik
TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI TARIGAN
Atqa Adzkia Zaldi berfoto di hadapan beberapa koleksi robot milik Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (UKM USU) Robotik Sikonek. 

TRIBUN-MEDAN.com - Telah ada sejak 26 Oktober 2010 , Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (Ukm Usu) Robotik Sikonek telah miliki puluhan robot yang kerap meraih berbagai penghargaan.

Kepada Tribun Medan, anggota robotik sikonek Atqa Adzkia Zaldi menjelaskan, lebih dari 20 koleksi robot dengan berbagai macam fungsi dan keunikannya tersendiri telah dibuat oleh anggota sikonek, namun beberapa diantaranya membutuhkan perbaikan.

"Ada tong sampah pintar, itu sistemnya ada sensor yang diluar itu bila kita dekatkan tangan kita nanti terbuka tong sampahnya, baru di dalamnya ada sensor lagi untuk mengukur ketinggian sampah bila udah banyak atau meninggi, maka akan mengirim lewat app Line bahwasanya sampah udah banyak dan siap dibuang," tuturnya sembari menjelaskan, Selasa (22/10/2019)

Selain itu Ia juga menunjukkan robot motor rc yaitu motor yang dikendalikan lewat remote control dan gawai. Tepat di sebelahnya, terdapat robot berkaki bernama robot pemadam.

Ia menjelaskan alasan robot tersebut berkaki agar lebih mudah melewati rintangan. Ia mengatakan robot tersebut dahulunya digunakan untuk perlombaan. Jika diwujudkan dalam bentuk nyata tentunya ribot tersebut berfungsi untuk mempermudah mobil pemadam melewati lalu lintas kala bertugas.

"Jadi cara kerjanya simpel, robot nya disuruh menuju ruangan untuk mencari lilin dan memadamkannya dengan gas co2 dan yang lainnya ada arm robot itu kan ada banyak potensiometer (yang bisa diputar) untuk mengatur pergerakan servo-nya terdapat 5 servo," jelasnya.

Ia mengatakan robot paling baru dibuat oleh Sikonek ialah robot tong sampah dan arm robot. Motor remote control katanya terdiri dari arduino (mikrokontroler), module bluetooth (hc-05), motor driver (l298n). Sehingga untuk pengkodingan dilakukan di aplikasi scratch arduino pada laptop (coding dimasukkan pada arduino), dan untuk handphone diinstall aplikasi untuk pemberi sinyalnya. Jadi bluetooth berguna untuk mengkoneksikan hp ke motor.

"Itu sih kalau fungsi ya untuk saat ini masih sebagai mainan sih, tapi kalau diaplikasikan bisa ditambah kamera, bisa untuk monitoring gitu," katanya

Dengan berbagai penemuan robot yang Azka dan rekan lainnya buat, semua itu akan tetap bertahan dan eksis apabila ada generasi penerus yang tetap antusias membuat inovasi baru.

"Untuk saat ini menurut saya, rasa keingintahuan terhadap robotik ataupun hobi terhadap robotik masih kurang. Karena secara umum, anak muda sekarang lebih suka hal-hal yang bersifat entertainment seperti game dan lainnya. Saya rasa sikap seperti itu sangat disayangkan," katanya.

Ia berharap anak muda dapat tertarik belajar membuat robot karena selain mengasah kemampuan berpikir, juga melatih menjadi disiplin, teliti, dan menginspirasi bagi banyak orang.

(cr21/tribun-medan.com)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved