Bawa Sabu 20 Kg dari Aceh Ke Medan Pakai Motor, Jamal Terancam Hukuman Seumur Hidup

Terdakwa Jamal meletakkan karung tersebut pada sepeda motor, lalu terdakwa pergi meninggalkan seseorang tak dikenal tersebut

Bawa Sabu 20 Kg dari Aceh Ke Medan Pakai Motor, Jamal Terancam Hukuman Seumur Hidup
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Terdakwa kurir sabu 20 kg dengan jaringan Aceh-Medan, Jamaluddin alias Jamal (40) akhirnya disidangkan di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (23/10/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terdakwa kurir sabu 20 kg dengan jaringan Aceh-Medan, Jamaluddin alias Jamal (40) akhirnya disidangkan di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (23/10/2019)

Hal yang tak lazim terjadi, terdakwa yang berasal dari Desa Blang Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara ini memiliki cerita panjang yaitu membawa barang haram tersebut menggunakan sepeda motor.

Sidang yang beragendakan dakwaan tersebut, Jaksa Anwar Ketaren menjelaskan kasus bermula pada hari 7 Juli 2019 sekitar pukul 20.00 WIB, terdakwa Jamal dihubungi Iskandar (DPO) mengajak terdakwa mengantarkan sabu dengan upah sebesar Rp 20 Juta.

"Keesokan harinya, sekitar pukul sekira pukul 07.00 Wib, terdakwa Jamal berangkat dari Aceh menuju Medan dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna putih nopol BL 3872 KAM, sekira pukul 15.00 Wib terdakwa sampai di Medan." kata Jaksa Anwar Ketaren di hadapan Majelis Hakim yang diketuai oleh Jamaluddin.

Setelah tiba di Kota Medan, terdakwa Jamal menghubungi Iskandar (DPO) dengan memberi tahu bahwa terdakwa telah tiba di Pondok Kelapa, menanggapi hal itu Iskandar mengatakan nanti ada yang menghubungi dan yang akan menyerahkan barang sabu.

"Tak lama kemudian, seseorang yang tidak dikenal yang merupakan suruhan Iskandar menghubungi terdakwa dan menyuruh terdakwa untuk menuju ke depan Stasiun Bus Kurnia," sebut Jaksa.

Selanjutnya terdakwa Jamal langsung menuju Stasiun Bus Kurnia menemui seseorang tak dikenal tersebut yang berada di mobil Avanza warna hitam dan sekira pukul 16.00 Wib terdakwa menerima paket sabu berupa 1 bungkus karung plastik warna putih berisi 20 bungkus plastik dalam kemasan warna hijau dan kuning bertuliskan Guanyinwang.

"Setelah itu, terdakwa Jamal meletakkan karung tersebut pada sepeda motor, lalu terdakwa pergi meninggalkan seseorang tak dikenal tersebut dan di perjalanan Iskandar menghubungi terdakwa Jamal dan menyuruh terdakwa Jamal untuk menuju ke Jalan Iskandar Muda Baru di sebelah Carefour untuk menunggu orang akan mengambil paket sabu," sebut JPU Anwar.

Kemudian terdakwa Jamal langsung menuju ke Jalan Iskandar Muda Kecamatan Medan Baru dan pada saat terdakwa berhenti tepat di depan sebuah Ruko, terdakwa menghubungi Iskandar dengan mengatakan bahwa dia sudah berada di Jalan Iskandar Muda Kecamatan Medan Baru di depan sebuah Ruko.

Pada saat terdakwa Jamal sedang menunggu orang yang akan mengambil paket sabu tersebut, anggota Polisi Ditresnarkoba Polda Sumut langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa Jamal.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved