Setelah Tito Karnavian Berhenti, KPK Ungkit Hasil Penyelidikan Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Setelah Tito Karnavian Berhenti, KPK Ungkit Hasil Penyelidikan Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Setelah Tito Karnavian Berhenti, KPK Ungkit Hasil Penyelidikan Kasus Penyerangan Novel Baswedan
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj/kompas
Setelah Tito Karnavian Berhenti, KPK Ungkit Hasil Penyelidikan Kasus Penyerangan Novel Baswedan 

Setelah Tito Karnavian Berhenti, KPK Ungkit Hasil Penyelidikan Kasus Penyerangan Novel Baswedan

TRIBU'N-MEDAN.com - Setelah Tito Karnavian Berhenti, KPK Ungkit Hasil Penyelidikan Kasus Penyerangan Novel Baswedan

//

Komisi Pemberantasan Korupsi masih menunggu hasil penyelidikan Polri terkait penyerangan terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Baca: Pidato Jokowi Jadi Sorotan, Amnesty Singgung KPK, Kasus Novel Baswedan dan Munir Luput Diungkap

Setelah Tito Karnavian Berhenti, KPK Ungkit Hasil Investigasi Kasus Penyerangan Novel Baswedan
Setelah Tito Karnavian Berhenti, KPK Ungkit Hasil Investigasi Kasus Penyerangan Novel Baswedan (tribunmedan.com/bobby)

"Saya kira presiden kan sudah menyampaikan memberikan waktu 3 bulan ya pada saat itu dan nanti kita tunggu saja, mungkin akhir bulan ini ya atau nanti kita lihat waktunya," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (22/10/2019).

Ia menanggapi kabar bahwa Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian diberhentikan dari jabatannya oleh Presiden Joko Widodo.

Febri mengatakan, Polri sebagai institusi telah diberi waktu tiga bulan oleh Presiden Joko Widodo untuk mengungkap kasus penyerangan terhadap Novel.

Setelah Tito Karnavian Berhenti, KPK Ungkit Hasil Investigasi Kasus Penyerangan Novel Baswedan
Setelah Tito Karnavian Berhenti, KPK Ungkit Hasil Investigasi Kasus Penyerangan Novel Baswedan (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Namun, hingga kini Febri mengaku belum mengetahui hasil dari instruksi Jokowi tersebut.

"Timnya kan kita dengar juga sudah dibentuk nanti kita tunggu hasilnya apa dari instruksi yang diberikan oleh presiden itu," ujar Febri.

Presiden Joko Widodo memberi waktu tiga bulan bagi Polri untuk mengungkap penyerangan terhadap Novel terhitung sejak Juli 2019 lalu.

Baca: Sosok Komjen Ari Dono Sukamto yang Ditujuk Presiden Gantikan Tito Karnavian

Baca: Gelapkan Uang Nasabah BNI, Harta Banker Wanita Faradiba Yusuf (FY) Disita Polisi, Ini Daftarnya

Halaman
123
Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved