Menteri ini Mundur Setelah Ketahuan Berikan Sumbangan Melon Kepada Pendukungnya, Melanggar UU Pemilu

Ia juga disebut-sebut menawarkan "uang duka cita" sebesar 20.000 yen (sekitar Rp2,5 juta) kepada keluarga pendukungnya.

Menteri ini Mundur Setelah Ketahuan Berikan Sumbangan Melon Kepada Pendukungnya, Melanggar UU Pemilu
Rock melon 

TRIBUN-MEDAN.com - Menteri perdagangan Jepang, Isshu Sugawara, mundur dari jabatannya karena dituduh telah melanggar undang-undang pemilihan umum di negara itu.

Media melaporkan Isshu Sugawara memberi kepada konstituennya di Tokyo hadiah berupa melon yang mahal, jeruk, telur ikan serta royal jelly.

Ia juga disebut-sebut menawarkan "uang duka cita" sebesar 20.000 yen (sekitar Rp2,5 juta) kepada keluarga pendukungnya.

Undang-undang pemilu di Jepang melarang politisi memberi apa yang dianggap sumbangan kepada pemilih di daerah pemilihan mereka.

Tuduhan ini pertamakali muncul di majalah Shukan Bunshun yang mengatakan menteri Sugawara menawarkan 20.000 yen kepada anggota keluarga dari konstituennya yang meninggal dunia.

Baca: Pekerja RSU Kabanjahe 3 Bulan Tak Gajian, Honorer Terpaksa Pinjam Uang Tetangga

Baca: Inilah Sosok Pengusaha Pelanggan PA Putri Pariwisata asal Balikpapan yang Terlibat Prostitusi Online

Menteri Perdagangan Jepang Isshu Sugawara mengundurkan diri karena memberi hadiah melon, jeruk, telur ikan dan kepiting kepada para pemilihnya.
Menteri Perdagangan Jepang Isshu Sugawara mengundurkan diri karena memberi hadiah melon, jeruk, telur ikan dan kepiting kepada para pemilihnya. (AFP/GETTY IMAGES VIA BBC INDONESIA)

Di Jepang, ada kebiasaan memberi uang duka kepada anggota keluarga yang berduka, dikenal dengan nama "uang dupa".

Majalah itu juga mencetak daftar hadiah yang diberikan oleh kantor Sugawara, termasuk telur ikan dan jeruk. Ada juga surat terima kasih yang dianyatakan oleh Sugawara diterimanya dari pada penerima hadiah itu.

Sugawara menyatakan kepada wartawan hari Jumat (25/10) bahwa ia masih memastikan apakah ia memang melanggar undang-undang pemilu.

Namun sementara hal itu ia lakukan, ia memutuskan untuk mengundurkan diri, kata media Nikkei Asian Review.

"Saya tak ingin masalah saya memperlambat parlemen dalam mengambil keputusan," kata Sugawara.

Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan: "Saya bertanggungjawab menunjuk dia. Saya minta maaf kepada seluruh warga Jepang."(*)

Baca: Sosok Putri Amelia, Putri Pariwisata yang Disebut Terlibat Prostitusi, Foto-fotonya Bikin Pangling

Baca: Polisi Ungkap Artis Berinisial PA Terlibat Prostitusi, Instagram Putri Amelia Diserang Warganet

Melon dengan bentuk sempurna yang dijual di Shibuya, Tokyo
Melon dengan bentuk sempurna yang dijual di Shibuya, Tokyo (ROBERT ALEXANDER VIA BBC INDONESIA)

Artikel ini sudah tayang di BBC Indonesia dengan judul Gara-gara melon dan kepiting, seorang menteri di Jepang mundur karena langgar UU Pemilu dengan memberikan 'sumbangan' untuk pemilih

Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: bbc
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved