Diikuti 1.000 OMK, Pasca Keuskupan Agung Medan Youth Day Fair 2019 Ditutup Penuh Suka Cita

Anak muda yang terlibat saat opening ceremonial 570 orang, dan di acara lomba kurang lebih 1.000 orang.

Diikuti 1.000 OMK, Pasca Keuskupan Agung Medan Youth Day Fair 2019 Ditutup Penuh Suka Cita
TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI br TARIGAN
Serangkaian kemeriahan Pasca Keuskupan Agung Medan Youth Day (KYD) Fair 2019 bertajuk OMK, Viva in Christo, di Christosophia Catholic Center Medan, Jalan Mataram Nomor 21, Petisah Hulu. 

TRIBUN-MEDAN.com - Sukses menggelar acara Pasca Keuskupan Agung Medan Youth Day (KYD) Fair 2019 yang dilaksanakan selama sebulan penuh, Orang Muda Katolik (OMK) Kevikepan Medan 1 dan 2 resmi menutup KYD dengan sukses dan meriah.

Penutupan yang dilaksanakan di Catolic Center Jalan Mataram Nomor 30, Petisah Hulu, Medan ini dihadiri oleh ratusan orang muda Katolik Medan. Serangkaian acara closing ceremonial ditutup dengan haru dan penuh suka cita.

"Kegiatan sebulan ini sudah dirangkai mulai dari tanggal 21 hingga penutupan di 27 Oktober ini. Kita ada perlombaan olahraga, kesenian, kerohanian, karya tulis dan digital. Anak muda yang terlibat saat opening ceremonial 570 orang, dan di acara lomba kurang lebih 1.000 orang," katanya, Minggu (27/10/2019)

Ia menjelaskan bahwa lomba tahun ini terdiri dari 22 cabang yang peseryanya berasal dari Medan dan sekitarnya. Mengangkat tema OMK, Viva in Christo ini disambut antusias oleh berbagai kalangan. OMK, Viva in Christo memiliki arti yakni OMK, Hidup dalam Kristus.

"Tujuan perlombaan ini adalah guna mempererat tali persaudaraan antar OMK, KMK dan PMKRI. Selain itu juga unjuk kemampuan serta menjalin peesaudaraan antar OMK Medan dan sekitarnya," katanya.

Perlombaan tersebut terdiri dari beberapa cabang olahraga seperti futsal putra dan putri, badminton ganda putra, putri dan campur, basket putra, voli putra, mobile legends. Lalu, untuk cabang seni yakni paduan suara, melukis, tari kreasi, band rohani dan duo/trio rohani dan lainnya.

Tidak ketinggalan pesertanya juga berasal dari puluhan organisasi dan universitas yang ada di Medan. Seperti USU, Polmed, Unpri, Nomensensen dan lainnya.

"Tidak ketinggalan untuk cabang rohani juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan. Seperti cerdas cermat youcat, mazmur, katekese, drama pantomim kitab suci. Dan lomba yang terakhir ialah dari cabang karya tulis digital yakni cipta puisi, cerpen, video kreatif," katanya.

Momen ini kata Edwin menjadi ajang unjuk kreatifitas serta mempererat tali persaudaraan antar sesama. Selain itu ini juga mengasah pengetahuan dan kekompakan para peserta.

"OMK, Viva in Christo! Acara Pasca KYD Fair 2019 ini adalah ajang untuk orang muda katolik dalam menunjukkan kreativitas dan kerjasama. Dengan semangat muda, kiranya orang muda katolik kevikepan Medan 1 dan 2 usai pertandingan ini jangan ada yang berkonflik karena tujuan utamanya bukanlah kemenangan tapi mempererat persaudaraa," katanya

Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Medan, pastor Alexander Silaen, OFM. Cap menambahakan bahwa inti tujuan kegiatan ini ialah untuk saling mengenal satu sama lain.

"Banyak wajah-wajah baru dalam mencari pengalaman yang baru disini, namun diantara itu semua, yang terpenting adalah persaudaraan. Boleh ada kompetisi untuk menjadi juara ataupun pemenang, namun bukan itu yang kita cari melainkan target kita, yaitu kebersamaan. Jangan karna kompetisi ini kita melupakan kekatolikan dan persaudaraan, yang paling utama adalah junjung tinggi sportifitas," katanya.

(cr21/tribun-medan.com)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved