Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Optimistis PSMS Medan Tembus ke Liga 1

Selama ini saya tak sempat memperhatikan masalah ini, maka hari ini saya sempatkan memperhatikan mereka.

Tayang:
Penulis: Chandra Simarmata |
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat diwawancara usai memberi motivasi para pemain sekaligus melihat langsung fisik pemain PSMS Medan di sekretariat PSMS, Minggu (27/10/2019) sore. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi Optimistis PSMS Medan akan mampu bersaing di babak delapan besar liga 2 untuk meraih tiket lolos berlaga di Liga 1 musim depan.

Hal ini diungkapkan Edy Rahmayadi usai memberikan motivasi kepada para pemain skuat ayam Kinantan di Mess PSMS Medan, Minggu sore (27/10/2019). "Harus (lolos) PSMS ke liga 1," ujarnya.

Edy Rahmayadi berjanji akan lebih lagi meningkatkan perhatiannya terhadap PSMS. Ini semua demi bisa mengembalikan kejayaan PSMS. Bahkan Edy Rahmayadi mengatakan jika nantinya PSMS lolos ke Liga 1, dia berencana menambah pemain asing berkualitas. Namun pemain-pemain yang dalam skuad saat ini dikatakannya akan tetap diupayakan untuk dipertahankan. Karena itu, dia memotivasi para pemain untuk bermain sekuat tenaga merebut kemenangan.

"Selama ini saya tak sempat memperhatikan masalah ini, maka hari ini saya sempatkan memperhatikan mereka," ungkapnya.

Soal digelarnya Delapan Besar di Palembang, menurut Edy tempat tersebut sudah cukup netral. Apalagi tim Sriwijaya FC selaku tuan rumah juga berbeda grup dengan PSMS dan tidak main di stadion tersebut.

"Berlaku sama, yang main di Palembang bukan tuan rumah Sriwijaya. Siapa yang unggul, punya skill, mental dan stamina, nah dia yang bakal menang ," kata Eddy.

Ditanya wartawan mengenai lawan yang paling berat di Delapan Besar, Edy Rahmayadi mengatakan dengan berdiplomasi mengatakan PSMS merupakan salah satu lawan berat. Edy optimistis PSMS akan bisa kembali naik ke liga 1. "PSMS lawan yang agak berat bagi lawan-lawannya," katanya.

Sementara itu, Disinggung mengenai kepemimpinan wasit yang masih menjadi sorotan, Edy Rahmayadi tak mau ambil pusing. Dia mengaku tak mau mencampuri sejauh itu.

"Serahkan saja sama Tuhan, karena tak bisa kita terlalu banyak mengatur wasit ini. Karena wasit ini kan hakim. Hakim kalau dia tak takut dosa ya silakan saja," ujarnya.

(cr11/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved