Breaking News:

Tiga Rumah Rusak Berat Diterjang Angin Puting Beliung di Langkat, Atapnya Sampai Terbang

Tiga unit rumah warga di Dusun II Desa Sendang Rejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat terdampak angin puting beliung.

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Tiga unit rumah warga di Dusun II Desa Sendang Rejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat terdampak angin puting beliung. Tiga rumah rusak berat, sedang dan ringan. 

TRIBUN-MEDAN.com, STABAT - Tiga unit rumah warga di Dusun II Desa Sendang Rejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat terdampak angin puting beliung. Tiga rumah rusak berat, sedang dan ringan.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Binjai, Nata Syahputra mengatakan ketiga rumah yang rusak di antaranya dua mengalami rusak berat dan sedang, dan satu rusak ringan.

Katanya, rumah yang rusak berat dan sedang milik Joko Susanto (40) dan rumah milik Sumpeno (40), lalu rumah Juremi yang rusak ringan. 

"Rumah rusak berat bagian atapnya terbang, sebagian bangunannya juga ambruk. Sedangkan yang rusak ringan rumah milik Juremi (60) ini hanya sebagian atapnya terbang karena angin puting beliung," katanya, Minggu (27/1/2019)

Kepala BPBD Langkat, Irwan Syahri mengatakan, informasi yang mereka himpun kejadiannya pada malam dini hari, sekira pukul 23.30 WIB. Angin puting beliung terjadi bersamaan dengan hujan lebat. 

"Kejadiannya tadi malam, ada tiga rumah terdampak angin puting beliung. Tidak ada korban jiwa. Kabar yang heboh tidak ada yang perlu dibesar-besarkan lah, masih kategori wajar. Para korban selamat saat ini bantuan jug sudah diberikan," katanya. 

Pihak BPBD Langkat sudah memberikan bantuan makanan siap saji dan membantu korban membersihkan puing-puing reruntuhan rumah. Camat, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas sudah berada di lokasi kejadian menyambangi para korban.

Sementara itu Kepala UPT Puskesmas Sambirejo, Arlina Prihhesti mengatakan, di antara korban yang rumahnya rusak ada ibu hamil dan balita, dan mereka sudah diberikan bantuan medis dan makanan. Katany, ibu dan balita dalam kondisi sehat-sehat.

Untuk tempat tinggal sementara, para korban bisa menumpang di rumah tetangga yang masih punya hubungn sedarah dan keluarga. Kepala BPBD Langkat ingatkan warga tetap waspada selama musim hujan dan angin yang tidak bisa terprediksi

"Imbauan kita warga tetap waspada, karena angin ini belum bis diprediksi, beda dengan banjir atau gempa yng sudah ada alatnya," pungkasnya. (Dyk/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved