Buronan Kasus Pemalsuan Surat Tanah di Jl Eka Warni Ditangkap, Sempat kabur ke Singapura

Ernita Wati memasukkan keterangan palsu dalam akta jual beli sebidang tanah di Jalan Eka Warni, Medan.

Buronan Kasus Pemalsuan Surat Tanah di Jl Eka Warni Ditangkap, Sempat kabur ke Singapura
Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk
Ernita Wati (kerudung cokelat) dibawa ke Kantor Kejati Sumut. 

TRIBUN-MEDAN.com - Tim Intelijen Kejati Sumut kembali menangkap terdakwa DPO kasus pemalsuan dokumen bernama Ernita Wati (49) pada Senin (28/10/2019) di rumahnya di Jalan Eka Warni Komplek Rispa III, Medan Johor.

Terdakwa sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Medan sejak 2017 silam

Aspidsus Kejati Sumut Andi Murdji menjelaskan pada saat penangkapan terdakwa tidak melakukan perlawanan.

"Terdakwa pada saat ditangkap oleh Tim Intel Kejatisu tidak ada melakukan perlawanan alias langsung menyerahkan diri kepada petugas Intel di dalam rumah terdakwa," jelas Andi.

Bahkan ia membeberkan bahwa terdakwa Ernita melarikan diri pada saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan melimpahkan berkas ke Pengadilan Negeri Medan pada Agustus 2017.

"Jadi terdakwa ini melarikan diri awalnya ke Singapura lalu kemudian beberapa bulan menuju Kotacane Aceh.

Lalu kita dapat informasi dan tangkap di Medan," tuturnya.

Andi menceritakan bahwa terdakwa menjadi buron Kejari Medan sejak tahun 2017.

Kasi Pidum Kejari Medan Parada Situmorang menjelaskan bahwa terdakwa melakukan aksinya bersama rekannya bernama Robert Silalahi.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana berdasarkan pasal 264 ayat (1) butir 1 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved