Breaking News:

Gara-gara Ladang, Saudara Sendiri Nyaris Dibacok hingga Rumahnya Dirusak

Pembacokan itu gagal karena boru Sibarani cepat-cepat menutup pintu kembali. Tak puas, DG terus membacoki pintu rumah.

Penulis: Dohu Lase |
Gara-gara Ladang, Saudara Sendiri Nyaris Dibacok hingga Rumahnya Dirusak
net
FOTO Ilustrasi

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Gara-gara lahan warisan, dua keluarga di Sidikalang, Kabupaten Dairi, cekcok. Dear Saragih (35), pria warga Jalan Batukapur, Kelurahan Kutagambir, Kecamatan Sidikalang dianiaya oleh adik sepupunya sendiri, berinisial DG (32).

Kedua keluarga ini saling bersikukuh atas lahan seluas 12½ rante atau kurang lebih setengah hektare.

Ditemui Tribun Medan di Mapolres Dairi, Senin (28/10/2019) sore, Dear ditemani abangnya, Jimmy Saragih, mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada Minggu (27/10/2019) malam.

"Saat itu, sekitar pukul 21.10 WIB, aku ditelepon oleh istri adikku ini (Dear), Ratna Sibarani. Dia mengadu, DG mendatangi dan membacoki pintu rumah. DG juga berteriak-teriak memanggil adikku sambil memaki," ungkap Jimmy.

Boru Sibarani, lanjut Jimmy, sempat membukakan pintu. Namun, langsung disambut ayunan parang DG.

Beruntung, pembacokan itu gagal karena boru Sibarani cepat-cepat menutup pintu kembali. Tak puas, DG terus membacoki pintu rumah.

Boru Sibarani yang ketakutan kemudian melarikan diri bersama anaknya yang masih kecil lewat pintu belakang ke rumah tetangga.

"Di rumah tetangga itu, istri adikku ini menelepon aku," sambung Jimmy.

Usai menerima telepon dari boru Sibarani, Jimmy langsung bergerak menuju rumah tempat persembunyian adik iparnya itu untuk menjemput dan membawanya ke rumah personel bhabinkamtibmas setempat.

Sesampainya di sana, Jimmy menelepon adiknya, Dear, dan memberitahukan perisitiwa tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved