Mahasiswa Bergerak Lagi di Momen Sumpah Pemuda, Tuntut Jokowi Terbitkan Perppu KPK

Peringatan Sumpah Pemuda yang jatuh hari ini, Senin (28/10/2019), menjadi momentum bagi mahasiswa untuk kembali turun ke jalan.

Mahasiswa Bergerak Lagi di Momen Sumpah Pemuda, Tuntut Jokowi Terbitkan Perppu KPK
TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Massa menembakkan petasan ke arah aparat kepolisian, Rabu (25/9/2019). 

Mahasiswa Bergerak Lagi di Momen Sumpah Pemuda, Tuntut Jokowi Terbitkan Perppu KPK

TRIBUN MEDAN.com - Peringatan Sumpah Pemuda yang jatuh hari ini, Senin (28/10/2019), menjadi momentum bagi mahasiswa untuk kembali turun ke jalan.

Seruan pergerakan mahasiswa untuk aksi turun kembali ke jalan mulai menyebar di media sosial.

Panggilan itu pun disambut sejumlah kampus, termasuk Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Jakarta, Sultan Rivandi, mengatakan, turunnya mahasiswa kali ini untuk mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk membatalkan UU KPPK hasil revisi.

"Tuntutannya, mendesak presiden mengeluarkan Perppu tentang UU KPK nomor 19 tahun 2019," terang Sultan melalui aplikasi pesan singkat.

Tak hanya sampai penerbitan Perppu, tapi mahasiswa juga akan mengawal sampai prosesnya di DPR. "Mengawal Perppu yang dikeluarkan presiden sampai disetujui oleh DPR," jelasnya.

Selain terkait UU KPK, Sultan mengatakan mahasiswa UIN Jakarta menuntut presiden mengusut tuntas kasus meninggalnya sejumlah aktivis pada aksi sebelumnya.

Termasuk kasus penganiayaan terhadap mahasiswa dan massa aksi yangsejak awal mengusung jargon #REFORMASIDIKORUPSI.

"Mengusut tuntas secara transparan pelaku pembunuhan dan penganiayaan terhadap korban aksi reformasi dikorupsi," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved