Viral Medsos

VIRAL Video Gadis Remaja 16 Tahun Diikat dan Dipukuli Sejumlah Warga

Video amatir tersebar luas di media sosial, Senin (28/10/2019), yang mempertontonkan seorang wanita diikat oleh sejumlah pria.

VIRAL Video Gadis Remaja 16 Tahun Diikat dan Dipukuli Sejumlah Warga
kolase tangkapan layar video/Facebook.com
Kolase tangkapan layar video Noviana seorang gadis asal Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur ( NTT). 

Laporan penganiayaan itu dibenarkan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Sepuh Ade Irsyam Siregar saat dihubungi Kompas.com, Senin (28/10/2019).

Menurut Ade, kasus itu telah dilaporkan ke Polsek Kobalima, pada Jumat lalu.

"Masih sementara kita proses kasusnya. Nanti perkembangan kita akan rilis,"ujar Ade.

Dihubungi secara terpisah, Kapolsek Kobalima AKP Marthen Pelokila mengaku sudah menindaklanjuti kasus itu.

"Saat ini kami sedang memeriksa saksi,"kata Marthen.

6 Orang Diamankan

Terbaru, aparat Kepolisian Resor Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap enam orang pelaku penganiayaan dan penyiksaan terhadap Noviana.

"Mereka sudah ditangkap dan saat ini diamankan di Mapolres Belu," ungkap Kabid Humas Polda NTT, Kombes Jules Abraham Abast kepada Kompas.com, Selasa (29/10/2019).

Menurut Jules, enam orang diduga pelaku ini masih diperiksa secara intensif agar secepatnya diketahui peran masing-masing.

Enam orang yang ditangkap yakni, Endik Kasa, Margareta Hoar, Marsel Ulu, Domi Berek, Melki Tes, dan Edu Roman.

Sedangkan Kepala Desa Babulu Selatan, Paulus Lau, yang ikut dilaporkan karena terlibat penganiayaan itu hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Para terduga pelaku penganiayaan dan penyiksaan terhadap N, seorang gadis berusia 16 tahun, saat diamankan di Polres Belu.
Para terduga pelaku penganiayaan dan penyiksaan terhadap N, seorang gadis berusia 16 tahun, saat diamankan di Polres Belu. (Dokumen Polres Belu)

Jules menyebut, bilamana ada pelaku lainnya, tentu akan ditangkap atau diamankan.

Sementara korban Noviana, lanjut Jules, saat ini telah dibawa ke Polres Belu, khususnya di bagian Perlindungan Perempuan dan Anak, untuk diberi pendampingan.

"Pendampingan ini untuk mengantisipasi trauma yang dialami korban setelah mendapatkan penyiksaan di depan umum pada pekan lalu," kata Jules.

Jules mengatakan, kasus itu akan diproses hingga tuntas.

"Kita serius tangani kasus ini, dan kasus ini terus berlanjut hingga ke pengadilan," tuturnya.

Kepala Desa dan Istrinya Ditangkap

Anggota Kepolisian Resor Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap Kepala Desa Babulu Selatan, Paulus Lau, Selasa (29/10/2019).

Paulus ditangkap karena terlibat kasus penyiksaan terhadap N, seorang gadis berusia 16 tahun di Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka yang ditudih mencuri cincin.

"Dia (Paulus Lau) sudah ditangkap di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin tadi pagi," ungkap Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast kepada Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Kepala Desa Penganiaya Gadis 16 Tahun Diduga Kabur ke Timor Leste Paulus ditangkap bersama istrinya setelah kembali dari Timor Leste.

Paulus kemudian digiring ke Mapolsek Kobalima untuk diperiksa secara intensif.

"Nanti setelah selesai pemeriksaan, Paulus akan dibawa ke Polres Belu, untuk melanjutkan pemeriksaan dan proses penyidikan," ujar Jules.

Kepala Desa Paulus Lau Tersangka

Satuan Reskrim Polres Belu, Nusa Tenggara Timur ( NTT) menetapkan Kepala Desa Babulu Selatan Paulus Lau, sebagai tersangka dalam kasus penyiksaan terhadap N, seorang gadis berusia 16 tahun di Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka.

"PL sudah kita tetapkan sebagai tersangka bersama enam orang pelaku lainnya,"ungkap Kasat Reskrim Polres Belu AKP Sepuh A I Siregar kepada Kompas.com, Rabu (30/10/2019).

PL, lanjut Sepuh, sebelumnya berada di Timor Leste dan akhirnya ditangkap di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin, setelah kembali dari negara bekas provinsi ke-27 Indonesia itu. 

Usai ditangkap, PL kemudian dibawa ke Polsek Kobalima dan selanjutnya dibawa ke Polres Belu, Selasa (29/10/2019) kemarin.

Setelah diperiksa secara intensif, PL lalu ditetapkan sebagai tersangka

(Tribun-medan.com/Kompas.com/Twitter)

Penulis: Salomo Tarigan
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved