Fasilitasi Festival Penyanyi Trio se-Sumut, Rey Kafe Ikut Dukung Industri Musik Batak

Ajang pencarian bakat penyanyi trio di Sumatera Utara yang bertajuk Festival Penyanyi Trio se Sumatera Utara 2019 sesi II kembali digelar.

Fasilitasi Festival Penyanyi Trio se-Sumut, Rey Kafe Ikut Dukung Industri Musik Batak
TRIBUN MEDAN/Septrina Ayu
Salah satu trio Batak menunjukkan bakatnya dalam gelaran Festival Penyanyi Trio se-Sumatera Utara 2019 sesi II di Rey Kafe Jalan Tuamang, Sidorejo Hilir, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Selasa (29/10/2019). Dengan adanya festival trio seperti ini Rey Kafe mendukung penyanyi-penyanyi Batak dan bisa ikut memajukan industri musik Batak. 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Ajang pencarian bakat penyanyi trio di Sumatera Utara yang bertajuk Festival Penyanyi Trio se Sumatera Utara 2019 sesi II kembali digelar. Babak semifinal festival ini digelar di Rey Kafe Jalan Tuamang, Sidorejo Hilir, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Selasa (29/10/2019).

Penyelenggara festival ini, Style Voice Production yang diwakilkan oleh Willy Sihotang mengatakan awalnya secara keseluruhan ada 64 trio yang diseleksi. Memasuki babak semi final tinggal 20 trio yang akan bertanding. Dari babak ini, 10 di antaranya akan berlomba di babak final.

Salah satu trio Batak menunjukkan bakatnya dalam gelaran Festival Penyanyi Trio se-Sumatera Utara 2019 sesi II di Rey Kafe Jalan Tuamang, Sidorejo Hilir, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Selasa (29/10/2019). Dengan adanya festival trio seperti ini Rey Kafe mendukung penyanyi-penyanyi Batak dan bisa ikut memajukan industri musik Batak.
Salah satu trio Batak menunjukkan bakatnya dalam gelaran Festival Penyanyi Trio se-Sumatera Utara 2019 sesi II di Rey Kafe Jalan Tuamang, Sidorejo Hilir, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Selasa (29/10/2019). Dengan adanya festival trio seperti ini Rey Kafe mendukung penyanyi-penyanyi Batak dan bisa ikut memajukan industri musik Batak. (TRIBUN MEDAN/Septrina Ayu)

Pemilik Rey Kafe, Sutan Siahaan dan Yesi Elida Natalia mengaku bangga cafenya bisa menjadi tempat penyelenggaraan Festival Penyanyi Trio se Sumatera Utara 2019 sesi II ini. Ia berharap tahun berikutnya Rey Kafe dan Style Voice Production bisa bekerjasama untuk menggelar kegiatan serupa. 

"Dengan adanya festival trio seperti ini kita mendukung penyanyi-penyanyi Batak termasuk yang sudah sukses di berbagai kota. Harapannya kita bisa ikut memajukan industri musik Batak," ungkapnya.

Dikatakan Sutan, Rey Kafe bisa menampung hingga 450 orang. Selain itu terdapat dua ruangan KTV yang berkapasitas puluhan orang. Sebelum memfasilitasi kegiatan ini, Rey Kafe juga sering mengadakan lomba menyanyi dan berbagai acara lainnya.

Salah satu trio Batak menunjukkan bakatnya dalam gelaran Festival Penyanyi Trio se-Sumatera Utara 2019 sesi II di Rey Kafe Jalan Tuamang, Sidorejo Hilir, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Selasa (29/10/2019). Dengan adanya festival trio seperti ini Rey Kafe mendukung penyanyi-penyanyi Batak dan bisa ikut memajukan industri musik Batak.
Salah satu trio Batak menunjukkan bakatnya dalam gelaran Festival Penyanyi Trio se-Sumatera Utara 2019 sesi II di Rey Kafe Jalan Tuamang, Sidorejo Hilir, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Selasa (29/10/2019). Dengan adanya festival trio seperti ini Rey Kafe mendukung penyanyi-penyanyi Batak dan bisa ikut memajukan industri musik Batak. (TRIBUN MEDAN/HO)

"Cafe ini memang bisa memfasilitasi kegiatan festival seperti ini. Selain itu bisa juga sebagai tempat untuk pernikahan, ulang tahun, arisan, dan sebagainya. Acara-acara perusahaan juga, karena kita menyediakan fasilitas ruangan dimana terdapat fasilitas karaoke," ungkap Sutan.

Didampingi M Iham selaku Manager Rey Kafe dan Edi Sitompul (Sweet Amore) selaku Koordinator Musik di Rey Kafe, kata Sutan cafe ini menyiapkan sarana pendukung untuk acara-acara seperti sound system, keyboard, drum, lighting, dan lainnya. Rey Kafe buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 23.30 WIB.

"Secara reguler kita juga menggelar kegiatan live music mulai pukul 20.00 WIB.  Live music seperti ini kita laksanakan empat kali dalam seminggu yakni pada Selasa, Rabu, Jumat, dan Sabtu," ungkapnya.

Dikatakan Willy, ajang ini digelar dua tahun sekali. Berangkat dari keinginan melestarikan musisi dan penyanyi dari Sumatera Utara khususnya Batak yang identik dengan trio. Melalui ajang ini pihaknya berharap bisa mendapat bibit-bibit trio baru.

"Pada era 40-an penyanyi-penyanyi trio Batak itu sudah populer bahkan mendunia. Namun belakangan ini terjadi penurunan. Ini yang ingin kita bangun kembali, bukan hanya dari suara namun bagaimana bisa mempromosikan grup, penampilan hingga attitude penyanyi," ungkapnya.

Para penyanyi ini datang dari berbagai daerah di Sumatera Utara, seperti Dairi, Tobasa, Pangkalan Berandan, Labuhan Batu, dan banyak lagi. Babak final akan berlangsung pada 15 November 2019 di Santika Premiere Dyandra Hotel.

Peserta yang mengikuti ajang ini berusia 17 hingga 45 tahun. Ia mengatakan penyanyi-penyanyi ini memiliki bakat-bakat yang bagus. Selain bakat yang bagus, para penyanyi di Sumut juga memiliki minat yang tinggi untuk mengikuti ajang seperti ini.

"Kalau kita menemukan yang kita cari, mungkin kita akan membawa mereka dalam naungan Style Voice Production. Kita berharap kita bisa menemukan bibit yang layak untuk dipertandingkan. Mudah-mudahan tahun depan kita buat lagi dengan animo yang masyarakat Sumut yang lebih tinggi lagi," pungkasnya.  (cr18/tribun-medan.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Ismail
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved