Breaking News:

Wagub Ijeck jadi Warga Pertama yang Dibuatkan Paspor Elektronik

Hanya butuh waktu 5 menit untuk Wagub dan Pangdam menyelesaikan proses pembuatan E-paspor.

Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Liston Damanik

TRIBUN-MEDAN.com - Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah menjadi warga pertama yang dibuatkan Paspor Elektronik (E-paspor) oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan.

Kepala Imigrasi Medan Agato saat acara peresmian, Rabu (30/10/2019), meminta izin kepada masyarakat yang ada agar Wagub diizinkan mendahului membuat e paspor tersebut.

Langsung saja, tampak Wagub Ijeck dan Pangdam I Bukit Barisan, MS Fadhilah memasuki bilik pembuatan paspor.

Tampak Wagub yang mengenakan kemeja putih lengan pendek difoto oleh petugas imigrasi. Selanjutnya Ijeck diarahkan untuk meletakkan kelima jarinya untuk dicocokan sidik jarinya.

Hanya butuh waktu 5 menit untuk Wagub dan Pangdam menyelesaikan proses pembuatan E-paspor.

Untuk waktu normal, E-paspor akan selesai dalam waktu 3 hari.

E-paspor adalah paspor dengan chip biometrik yang tertanam pada buku. Cara membuat e-paspor yang direkam dalam chip adalah sidik jari dan bentuk wajah pemegang paspor yang bisa dikenali lewat pemindaian. Data tersebut digunakan sebagai pengaman paspor dan berada di bagian sampul depan.

Dari amatan Tribun, perbedaan bentuk E-paspor dari paspor biasa hanya pada sampul, dimana E-paspor memiliki chip

Kepala Imigrasi Medan, Agato PP Simamora menyebutkan bahwa E-paspor lebih lengkap dan akurat.

Pasalnya E-paspor memiliki data biometrik yang mencakup sidik jari, juga bentuk wajah pemegang paspor yang tersimpan dalam chip dan bisa dikenali lewat pemindaian.

"Data biometrik dalam e-paspor sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO) dan telah digunakan di dalam paspor berbagai negara lainnya seperti Australia, Amerika Serikat, Malaysia, Inggris, Jepang, Selandia Baru, Swedia, dan negara-negara lainnya," jelasnya.

Lebih lanjut Agato membeberkan keuntungan bagi para pemegang e-paspor lebih mudah mendapatkan penyetujuan visa kunjungan lantaran mudah diverifikasi oleh negara yang didatangi.

"Pemegang e-paspor tak perlu lagi mengantre di pintu pemeriksaan imigrasi. Anda bisa langsung menuju autogate untuk memindai e-paspor sebelum masuk ke boarding gate.

Bahkan Agato menjelaskan keuntungan untuk mendapatkan bebas visa bagi pemegang e-paspor ditawarkan fasilitas bebas visa bagi pemegang e-paspor adalah Jepang. (vic/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved