450 Prajurit Yonif 126/KC Sukses Kawal Perbatasan Papua-Papua Nugini, Ini Harapan Kapolda

Terlebih sinergisitas antara TNI dan Polri akan terus terjalin demi mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang aman dan nyaman.

450 Prajurit Yonif 126/KC Sukses Kawal Perbatasan Papua-Papua Nugini, Ini Harapan Kapolda
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto makan bersama prajurit Yonif 126/KC di Mako Batalyon 126/KC, Batubara, Kamis (31/10/2019). Sebanyak 450 prajurit, baru kembali bertugas setelah sembilan bulan mengawal perbatasan Papua-Papua Nugini. 

TRIBUN-MEDAN.com, LIMAPULUH - Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto mendatangi Mako Batalyon 126/Kala Cakti, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara pada Kamis (31/10/2019).

Kedatangan orang nomor satu di Polda Sumut itu bersilaturahmi sekaligus untuk mengapresiasi kepulangan 450 prajurit Yonif 126/KC yang baru saja kembali setelah kurang lebih selama sembilan bulan bertugas mengawasi perbatasan Papua-Papua Nugini.

Terlebih sinergisitas antara TNI dan Polri akan terus terjalin demi mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang aman dan nyaman.

"Keberangkatan 450 prajurit Yonif 126/ Kala Cakti tahun lalu saat saya baru saja menjabat sebagai kapolda. Kini setelah sembilan bulan sukses bertugas, dan seluruhnya selamat, kembali tanpa kekurangan satu orang pun. Ini menunjukkan seluruh prajurit disiplin dan mematuhi segala SOP," kata Agus, dihadapan para prajurit Yonif 126/KC, Kamis.

Agus pun menyakini kedepannya prajurit Yonif 126/KC bisa mewakili Indonesia menjadi bagian pasukan keamanan dibawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ditegaskan Agus, untuk menjadi pasukan keamanan PBB tentunya tidak akan mudah, sehingga ia pun mengimbau kepada seluruh prajurit Yonif 126/ KC agar terus berlatih dan meningkatkan disiplin demi bisa terpilih bertugas di negara-negara luar.

"Terus tingkatkan soliditasnya satuannya, kedisiplinannya untuk menyongsong penugasan berikutnya ke luar negeri," ucapnya.

Sementara, salah seorang prajurit Yonif 126/KC yang turut bertugas di Papua, Sertu Ganda Gurning, mengaku penugasan di Kabupaten Keerom Papua menjaga perbatasan negara bukan merupakan yang pertama ia laksanakan.

Berbagai cerita banyak ia hadapi bersama rekan-rekannya menjaga perbatasan Papua-Papuan Nugini. Termasuk menyiasati tubuh agar tidak terserang Malaria.

"Untuk mencapai ke Kabupaten Keerom, kami harus melalui tiga bukit hutan dan melewati dua sungai. Waktu tempuhnya setengah harian baru tiba di Kabupaten Keerom," ungkap Ganda.

Halaman
12
Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved